Siswa Ekuador Akan Diizinkan Bekerja 30 Jam Per Minggu di Spanyol

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1666762828894_1666762861

Ilustrasi Siswa yang Bekerja

SIAPBELAJAR.COM - Pihak berwenang Spanyol telah mengumumkan bahwa siswa dari Ekuador yang sedang melanjutkan studi mereka di Spanyol akan segera dapat bekerja maksimal 30 jam per minggu karena negara tersebut telah membuat perubahan pada Undang-Undang Imigrasi.

Menurut pihak berwenang Spanyol, perubahan Undang-Undang Imigrasi telah disetujui oleh pemerintah dan perubahan yang akan segera diterapkan tersebut akan menguntungkan siswa yang sudah berada di Spanyol serta mereka yang akan memilih Spanyol sebagai tujuan studi mereka di masa depan.

Menyambut keputusan Spanyol, Duta Besar Ekuador di Spanyol, Andrés Vallejo mengatakan bahwa para siswa kini dapat menghidupi diri secara finansial sambil menempuh studi.

Selain itu, duta besar menekankan dampak positif dari perubahan yang baru diumumkan dan menekankan bahwa perubahan tersebut juga akan menguntungkan migran terpelajar.

Penyederhanaan Prosedur Pengakuan Gelar Universitas Asing

Selain menyetujui undang-undang yang akan memungkinkan siswa untuk bekerja hingga 30 jam, pihak berwenang Spanyol juga telah mengumumkan bahwa negaranya akan mempercepat serta menyederhanakan prosedur untuk pengakuan gelar universitas asing.

Dewan Menteri Spanyol menyetujui keputusan khusus tersebut dan aturan baru akan mulai berlaku pada 7 November mendatang.

Menurut pihak berwenang Spanyol, sejalan dengan aturan baru, orang asing yang memegang gelar universitas yang dikeluarkan di negara asal mereka akan dapat membuktikan melalui prosedur yang lebih efisien bahwa tingkat pelatihan mereka setara dengan yang dipersyaratkan di Spanyol.

Lebih lanjut, Perfil menjelaskan bahwa langkah baru ini juga akan memberikan solusi bagi ribuan pekerja terampil yang saat ini bekerja di Spanyol serta akan menjamin kemudahan prosedur bagi mereka yang ingin bekerja di Spanyol.

Peningkatan Jumlah Jam Kerja di Kanada

Serupa dengan Spanyol, Kanada juga telah meningkatkan jumlah jam kerja yang diizinkan bagi siswa internasional untuk bekerja selama berada di negara tersebut.

Pemerintah Kanada mengumumkan pada awal bulan ini bahwa mulai 15 November 2022 hingga 31 Desember 2023 siswa internasional, terlepas dari negara asal mereka, yang memenuhi syarat untuk bekerja di luar kampus akan dapat melakukannya selama berjam-jam tanpa batas.

Membantu Meringankan Kebutuhan Mendesak

Berita tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Imigrasi, Pengungsi dan Kewarganegaraan, Sean Fraser yang mengatakan bahwa mengizinkan siswa internasional untuk bekerja sambil belajar akan membantu meringankan kebutuhan mendesak di banyak sektor dan pada saat yang sama juga akan memberikan lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan serta pengalaman kerja yang berharga.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa banyak negara mengizinkan siswa internasional untuk bekerja selama studi mereka. Umumnya, siswa internasional yang ingin bekerja di negara asing sambil melanjutkan studi mereka harus mendapatkan izin kerja.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1688867655315_1688867665

Seniraga

Inggris Juara Euro U-21 2023 dengan Rekor Tak Terkalahkan

Mediana.id -Timnas U-21 Inggris berhasil menjuarai Euro U-21 2023 setelah mengalahkan Spanyol dengan skor 1-0 di final yang berlangsung di Adjarabet Arena, Batumi, Georgia, pada Sabtu (8/7/2023) malam
Transfer Pemain Terbaru (1)_1687063608

Seniraga

Rangkuman Berita Transfer Pekan ini : Klub Klub Besar Eropa Masih Sibuk Berburu Pemain

Mediana.id - Kami telah merangkum informasi dari berbagai aktifitas transfer Klub klub eropa dalam sepekan ini, beberapa transfer pemain telah dikonfirmasi resmi oleh pakar transfer dan jurnalis terna
1666762828894_1666762861

Ekonomi

Siswa Ekuador Akan Diizinkan Bekerja 30 Jam Per Minggu di Spanyol

SIAPBELAJAR.COM - Pihak berwenang Spanyol telah mengumumkan bahwa siswa dari Ekuador yang sedang melanjutkan studi mereka di Spanyol akan segera dapat bekerja maksimal 30 jam per minggu karena nega
1665021604007_1665021624

Saintek

Peningkatan Anak Muda Spanyol yang Memiliki Gelar Pendidikan Tinggi

SIAPBELAJAR.COM - Menurut laporan Spanyol “Panorama of Education: OECD Indicators 2022” baru-baru ini menyatakan bahwa sekitar 48,7% anak muda di Spanyol yang berusia antara 25 dan 34 tahun men