SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah
Finlandia mengumumkan bahwa pelajar di Finlandia akan membayar sebesar €73,60
atau setara Rp 1,2 juta untuk menggunakan layanan kesehatan di negara tersebut,
atau sebesar €36,80 atau setara Rp 600 ribu per semester pada tahun 2023.
Menurut rilis media
yang diunggah di situs web pemerintah, biaya akan meningkat sebesar €2 atau
setara Rp 32.582 dibandingkan tahun 2022 untuk meningkatkan ketersediaan
layanan kesehatan. Pemerintah mengumumkan perubahan biaya kesehatan siswa pada
12 November 2022.
“Dibandingkan dengan
tahun 2022, biaya akan naik sebesar €2 atau setara Rp 32.582 untuk meningkatkan
ketersediaan layanan. Biaya keterlambatan pembayaran dan biaya untuk janji temu
tanpa pengawasan tidak akan berubah,” bunyi siaran pers.
Aturan Biaya Bagi Mahasiswa yang Menerima Layanan
Kesehatan
Tahun depan, pemerintah
mengatakan bahwa mahasiswa yang menerima layanan kesehatan tetapi membayar
setelah tanggal jatuh tempo akan dikenakan biaya sebesar €5 atau setara Rp 81.450,
sedangkan mereka yang tidak menghadiri janji temu akan dikenakan biaya sebesar €40
atau setara Rp 651 ribu.
Mahasiswa yang berasal
dari negara UE (Uni Eropa) atau EEA (European
Economic Area) lainnya, Swiss atau Inggris Raya dan Irlandia Utara tidak
akan terpengaruh oleh keputusan tersebut karena biaya untuk menggunakan layanan
kesehatan tidak akan berubah untuk mereka.
Menurut pemerintah, untuk
kedepannya besaran biaya layanan kesehatan mahasiswa akan dibebankan kepada
negara yang bertanggung jawab atas perawatan medis mahasiswa.
Selain memiliki sistem
pendidikan yang berkualitas, Finlandia juga memiliki sistem kesehatan yang baik
dan menempati peringkat di antara negara-negara paling bahagia di dunia.
Peningkatan Jumlah Mahasiswa Internasional
Pada tahun ini, jumlah
mahasiswa internasional yang memilih negara tersebut sebagai tujuan studi juga
meningkat. Dinas Imigrasi Finlandia mengatakan bahwa institusi pendidikan
tinggi Finlandia telah menerima rekor jumlah mahasiswa dari luar negeri pada
tahun 2022, dengan 7.060 pndaftar dari luar Uni Eropa menerima izin tinggal
mereka antara bulan Januari dan Oktober tahun ini.
“Jumlah izin tinggal
yang diberikan tahun ini telah melampaui rekor tahun 2016 ketika sebanyak 6.348
izin tinggal pertama kali diberikan kepada mahasiswa,” kata Wakil Direktur
Jenderal Layanan Imigrasi Finlandia, Elina Immonen.
Biaya untuk Belajar di Finlandia
Mahasiswa dari negara
UE/EEA dapat belajar di Finlandia secara gratis, sedangkan mahasiswa dari
negara ketiga harus membayar biaya.
Menurut data, biaya
yang harus dibayar oleh mahasiswa internasional untuk belajar di Finlandia
bergantung pada universitas dan program studi, namun biasanya berkisar antara
€4,000 atau setara Rp 65,1 juta dan €18,000 atau setara Rp 293,1 juta.
Penurunan Jumlah Mahasiswa
Statista menyebutkan
bahwa pada tahun 2021, jumlah mahasiswa di Finlandia adalah sebanyak 159.545
mahasiswa, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 156.577 mahasiswa.
Namun jumlah tersebut menurun
jika dibandingkan dengan periode yang lebih lama, tepatnya pada tahun 2006
ketika universitas di negara tersebut menampung 177.000 mahasiswa.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib