Presiden Kembali Serahkan Bantuan Modal Kerja Bagi Pelaku UMK

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1653280457020_1653280475

Bantuan Modal UMK

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) sebesar Rp2,4 juta kepada para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), Jumat (08/01/2021).

Kali ini bantuan diberikan kepada 50 orang pelaku UMK dari sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, yang hadir dalam dua sesi terpisah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat di Halaman Depan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Dalam acara tersebut, Presiden menyampaikan, pandemi telah menimbulkan kesulitan bagi 215 negara di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu kalangan yang sangat terdampak oleh pandemi tersebut adalah para pelaku UMK di mana penurunan omzet menjadi keluhan yang biasa terdengar.

“Memang ini bukan kondisi normal, saya tahu. Karena saya bertemu seperti ini tidak hanya sekali-dua kali, sepuluh kali lebih, puluhan kali, baik di Jakarta, di Bogor, di daerah-daerah, saya selalu bertemu dan keadaannya sama, omzet pasti turun, keuntungan usaha pasti turun,” ujarnya.

Untuk itu, Presiden meminta para pelaku usaha untuk tidak menyerah dan tetap bekerja keras mempertahankan usahanya.

“Enggak apa-apa untungnya berkurang 50 persen, enggak apa-apa untungnya tinggal separuh tapi jangan sampai ada yang tutup, usahanya jangan sampai ada yang berhenti sampai nanti masuk ke keadaan normal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, meminta para penerima BKM untuk memanfaatkannya untuk keperluan usaha.

“Agar Ibu dan Bapak sekalian pakai untuk tambahan modal usaha, untuk nambah dagangan sehingga bisa membesarkan usaha,” tuturnya.

Kepala Negara pun menyampaikan keyakinannya bahwa kondisi Indonesia akan pulih dan bangkit kembali. “Keadaan ini nanti akan bisa kembali normal kalau kita bisa menangani COVID-19 ini dengan dua cara: satu, disiplin terhadap protokol kesehatan (dan) yang kedua, vaksinasi,” ujarnya.

Untuk itu Presiden berpesan agar masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Ini tolong disampaikan kepada keluarga, tetangga, teman agar disiplin terhadap protokol kesehatan; pakai masker, cuci tangan sehabis kegiatan, jaga jarak. Jangan masuk ke tempat-tempat yang kerumunannya padat,” pesannya.

Terkait vaksinasi, Presiden menyampaikan, akan dilakukan pada 182 juta penduduk Indonesia, masing-masing dua dosis, agar tercapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

Vaksinasi tersebut, lanjutnya, akan dilaksanakan segera setelah dikeluarkannya izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA). Juga akan dikeluarkan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait aspek kehalalan vaksin.

Presiden pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi yang diberikan secara gratis oleh pemerintah ini.

“Kita  harapkan nantinya 70 persen penduduk Indonesia itu divaksin untuk mencapai yang namanya kekebalan komunal, yang namanya herd immunity,” pungkasnya. (setkab)

Tag :
Jokowi
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687065646010_1687065674

Seniraga

Final Indonesia Open 2023 : Mampukah Antony Ginting Kembali Menaklukan Viktor Axelsen?

Mediana.id - Jakarta, 18 Juni 2023 - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melaju ke babak final Indonesia Open 2023, turnamen bulu tangkis level Super 1000 yang berlangsung di I
1663714011222_1663714115

Trending

Ketua Umum PGRI Temui Presiden Jokowi Bahas RUU Sisdiknas

SIAPBELAJAR.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari ini Selasa 20
1663333953207_1663333979

Trending

Jokowi Instruksikan Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Pemerintah

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Jokowi mengintruksikan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pemerintah. Instruksi ini ditujukan keseluruh Menteri Kabinet Indonesia maju, Sekretaris Kabinet, Kepala staf ke
1662208904495_1662208936

Trending

PBNU Sentil Pemerintah atas Kenaikan Harga BBM

SIAPBELAJAR.COM - Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyoroti alasan pemerintah menaikkan harga BBM yang selalu sama selama 15 tahun. "Yang kami sesalkan selama
1661908086097_1661908107

Seniraga

Jokowi Resmi Luncurkan Papua Football Academy

SIAPBELAJAR.COM -  Presiden Joko Widodo berharap, Papua Football Academy yang baru diluncurkan dapat mencetak legenda-legenda sepak bola dari tanah Papua. Ia menyebutkan, selama ini Papua telah m