Ini Tujuh Potensi Ekonomi Baru Pascapandemi

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1653623136660_1653623168

Potensi Ekonomi Baru

BANDUNG, Siapbelajar.com -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendorong generasi muda untuk menggali potensi ekonomi baru pascapandemi COVID-19.

Di Jabar, lanjut Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil, terdapat tujuh potensi ekonomi baru pascapandemi COVID-19, yaitu: (1) meraup peluang investasi perusahaan yang pindah dari Tiongkok; (2) swasembada pangan; (3) swasembada teknologi; (4) mendorong peluang bisnis di sektor kesehatan; (5) inovasi digital; (6) green business/penerapan ekonomi berkelanjutan; dan (7) pariwisata lokal.

"Hasil kajian, ada tujuh ekonomi baru Jabar yang mewakili ekonomi masa depan," ucapnya saat menjadi keynote speaker seminar CNBC Indonesia dan Mitras DUDI Kemendikbud RI "Peluang Bisnis, Modal Tipis: Sukses Berbisnis Sejak Muda" via konferensi video dari Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (19/2/2021).

"Kami bangun banyak rumah sakit, puskesmas, telemedicine, meningkatkan kebutuhan makanan dan minuman yang menyehatkan, misalnya jahe merah. Ini peluang ekonomi baru masa depan," tambahnya.

Selain itu, terkait inovasi digital, Gubernur Jabar mengatakan bahwa akibat pandemi, melek digital menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki masyarakat. "Pascapandemi dapat budaya adaptasi baru. Orang menjadikan digital sebagai skill wajib, keharusan, bukan lagi pilihan dan Jabar provinsi digital yang paling lengkap dimensinya," ujar Kang Emil.

Lewat seminar ini, ia pun mengajak seluruh masyarakat terutama generasi muda untuk meraup peluang ekonomi baru pascapandemi, termasuk demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Adik-adik harus semangat karena masih muda. Kalau kita kompak, Indonesia di 2045 akan menjadi negara superpower dengan tiga syarat yakni ekonomi terjaga, demokrasi damai, dan SDM kompetitif," katanya.

"Fokus kepada (tujuh peluang ekonomi baru) yang saya sampaikan. Mari adaptasi dengan semangat man jadda wa jadda. Insyaallah kesuksesan bisa hadir kepada kita di Jabar dan Indonesia," tutupnya.***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta
1680235162091_1680235182

Trending

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Hindari Bukber

SIAPBELAJAR.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat dapat menghindari buka puasa bersama demi cegah kenaikan kasus Covid-19. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kenaikan
1677030546846_1677030847

Trending

GCC Tasikmalaya untuk Anak Muda Kreatif

SIAPBELAJAR.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  meresmikan Gedung Creative Center (GCC) Tasikmalaya di Jalan Lingkar Dadaha komplek Olah Raga Dadaha Kelurahan Nagarawagi Kecamatan Cihideung,
1673443513781_1673443527

Saintek

Kebijakan Terbaru Vaksinasi Covid-19 di University of Illinois

SIAPBELAJAR.COM - University of Illinois System telah mengumumkan bahwa pihak universitas tidak akan lagi mewajibkan mahasiswa dan karyawannya untuk melakukan vaksinasi Covid-19.Dalam pesan baru-bar
1666923401556_1666923421

Saintek

Aturan Penggunaan Masker di Santa Clara University

SIAPBELAJAR.COM - Santa Clara University (SCU) tidak akan lagi mewajibkan mahasiswanya untuk mengenakan masker di dalam ruang kelas, kecuali ketika seorang anggota pengajar meminta mereka untuk mela