Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Hindari Bukber

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1680235162091_1680235182

Imbauan Bukber

SIAPBELAJAR.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat dapat menghindari buka puasa bersama demi cegah kenaikan kasus Covid-19. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kenaikan kasus menjelang hari raya Idul Fitri mendatang.

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI, Ngabila Salama mengatakan apabila kasus Covid-19 naik maka angka kematian pun berpotensi naik.

Ia pun mengatakan, meskipun kasus Covid-19 d Jakarta sedang terkendali namun ada sedikit kenaikan kasus positif dalam seminggu terakhir.

Berdasarkan data BNPB dan situs resmi pemantauan. Covid-19 milik Pemprov DKI Jakarta, tercatat kenaikan kasus tertinggi terjadi pada 22 Maret 2023 dengan total 224 kasus. Dalam seminggu terakhir terdapat empat pasien Covid-19 yang meninggal. Semua pasien meninggal itu berusia di atas 60 tahun. Keempatnya juga memiliki komorbid berat, terutama hipertensi dan diabetes mellitus yang merupakan silent killer dan mother of disease.

Ngabila menerangkan, dari empat orang tersebut, satu orang belum vaksin sama sekali, dua orang sudah vaksin dosis 1, serta satu orang lagi sudah vaksin dosis 2.

"Kita fokus mencegah kematian pada kasus positif" kata Ngabila dalam keterangannya, Minggu, 26 Maret 2023.

Guna Cegah Covid-19

Dinas Kesehatan DKI mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas buka bersama (bukber) selama bulan Ramadan untuk menghindari kenaikan kasus Covid-19.

"Hindari buka puasa bersama untuk mencegah kenaikan kasus/ kasus memuncak 2-4 minggu ke depan saat momen hari raya, jika kasus naik, maka kematian tentu berpotensi naik," kata Ngabila.

Masyarakat juga diminta untuk tetap disiplin menggunakan masker dan menghindari orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain virus corona, masker dapat melindungi dari berbagai penyakit menular seperti batuk pilek yang disebabkan oleh virus atau bakteri lainnya, campak, rubella, TBC, hingga difteri.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta
1680235162091_1680235182

Trending

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Hindari Bukber

SIAPBELAJAR.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat dapat menghindari buka puasa bersama demi cegah kenaikan kasus Covid-19. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kenaikan
1673443513781_1673443527

Saintek

Kebijakan Terbaru Vaksinasi Covid-19 di University of Illinois

SIAPBELAJAR.COM - University of Illinois System telah mengumumkan bahwa pihak universitas tidak akan lagi mewajibkan mahasiswa dan karyawannya untuk melakukan vaksinasi Covid-19.Dalam pesan baru-bar
1666923401556_1666923421

Saintek

Aturan Penggunaan Masker di Santa Clara University

SIAPBELAJAR.COM - Santa Clara University (SCU) tidak akan lagi mewajibkan mahasiswanya untuk mengenakan masker di dalam ruang kelas, kecuali ketika seorang anggota pengajar meminta mereka untuk mela
1666923184919_1666923198

Saintek

Kebijakan Penggunaan Masker di Stanford University

SIAPBELAJAR.COM - Stanford University telah mengumumkan perubahan kebijakan masker untuk mahasiswa, staf dan pengajar di ruang kelas.Pihak universitas telah menghapus mandat masker di ruang kelas se