SIAPBELAJAR - Sekarang ini teh kombucha tengah naik daun
dikalangan annak muda, terlebih banyaknya publik figur yang memamekan mengonsumsi teh
ini di akun sosial pribadinya.
Apa Itu Teh Kombucha
Teh kombucha atau yang dikenal juga dengan sebutan teh jamur merupakan salah satu minuman fermentasi yang kaya akan antioksidan dan probiotik. Teh ini populer di banyak negara, karena manfaatnya yang berlimpah.
Baca juga: Cara Membuat Teh Kombucha Sendiri
Teh kombucha sudah dikonsumsi selama hampir 2.000 tahun di Tiongkok. Teh ini didapat melalui fermentasi teh, ragi, dan gula selama seminggu atau lebih.
Selama proses tersebut, akan terbentuk zat asam, bakteri,
dan alkohol. Inilah yang membuat teh kombucha memiliki cita rasa tajam, asam,
serta beraroma mirip cuka.
Dan mengandung vitamin B, antioksidan, natrium, gula, probiotik, dan sedikit alkohol.
Baca Juga: Tentang Kayu Secang
Manfaat Teh Kombucha
Kombucha memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh
manusia, sehingga disebut juga dengan teh keabadiaan bagi masyarakat China.
Selain menjaga kesehatan saluran pencernaan, kombucha juga
mempunyai banyak manfaat, diantaranya :
1. Mencegah kanker
Teh kombucha diduga dapat mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker. Ini berkat kandungan antioksidan polifenol di dalamnya.
Namun,
efek antikanker teh kombucha sebagai pencegahan penyakit kanker sejauh ini
masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
2. Menurunkan kadar gula darah
Pada studi penelitian yang dilakukan terhadap hewan
percobaan, diketahui bahwa kombucha dapat memperlambat pencernaan karbohidrat
di dalam tubuh.
Efek kombucha ini dianggap dapat mengurangi kadar gula darah,
sehingga dipercaya baik untuk penderita diabetes.
3. Menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan ginjal
Studi penelitian kecil pada hewan percobaan di laboratorium menunujukkan bahwa kombucha bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Bersamaan dengan kandungan antioksidannya
yang tinggi, efek kombucha ini baik untuk kesehatan jantung dan ginjal.
4. Membunuh bakteri
Salah satu zat yang dihasilkan selama fermentasi kombucha
ialah asam asetat. Asam asetat merupakan senyawa yang mampu membunuh banyak
mikroorganisme berbahaya.
Berdasarkan penlitian yang dilakukan oleh Houda Battikh dkk
pada 2012 dalam Journal of Food Biochemistry yang berjudul "Antibacterial
and Antifungal Activities of Black and Green Kombucha Teas", menemukan
bahwa teh hijau yang difermentasi untuk membuat kombucha menunjukkan potensi
antimikroba yang tinggi.
Efek antimikroba ini mampu menekan pertumbuhan bakteri dan
ragi yang tidak diinginkan, serta tidak mempengaruhi bakteri probiotik yang
menguntungkan pada kombucha.
5. Sumber antioksidan
Antioksidan merupakan zat yang dapat melawan radial bebas dan molekul reaktif yang dapat merusak sel tubuh manusia.
Para ilmuan percaya bahwa
antioksian yang berasal dari makanan dinilai lebih baik untuk kesehatan
dibanding mengonsumsi suplemen antioksidan.
Manfaat kombucha sebagai antioksidan ini sebelumnya pernah dilakukan pada tikus. Setelah dikonsumsi secara teratur, kombucha dapat mengurangi toksisitas hati yang disebabkan oleh bahan kimia beracun.
Meskipun
belum ada penelitian pada manusia, tetapi kombucha dinilai bisa melindungi
manusia dari penyakit hati.
Baca Juga: Makanan Sehat untuk Paru-Paru
Mengonsumsi Teh Kombucha
Kepopuleran teh kombucha membuat sebagian orang tertarik untuk membuat teh fermentasi ini sendiri di rumah. Namun sebenarnya, hal tersebut tidak disarankan.
Kesalahan dalam proses pembuatan bisa menyebabkan
teh kombucha terkontaminasi bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan.
Minuman teh kombucha ini juga memiliki beberapa efek samping, seperti sakit kepala dan mual, jika diminum terlalu banyak.
Beberapa efek ini
diduga karena kandungan alkohol di dalam teh kombucha yang terbentuk dari
proses fermentasi alami.
Selain itu, minuman ini juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, bayi dan anak-anak, pecandu alkohol, penderita penyakit hati, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Keluarga
Keluarga
Keluarga
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib