Anies Baswedan: Jakarta Fair Kemayoran tahun ini tanda kebangkitan ekonomi kita akan semakin dipercepat (foto: JIexpo FB)
SIAPBELAJAR.COM - Setelah dua tahun absen akibat pandemi Covid-19, Jakarta Fair, Pekan Raya Jakarta (PRJ) kembali hadir lagi untuk menghibur masyarakat pada pertengahan tahun ini dengan mengusung tema “Setelah Pandemi Jakarta Fair Bangkit Kembali” seperti dilansir dari laman Jakarta Fair.
Pekan Raya Jakarta digelar pada 9 Juni hingga 17 Juli 2022 di Arena JIExpo. Penyelenggara menyediakan berbagai pameran dan hiburan selama pelaksanaan Jakarta Fair.
Tahun ini Jakarta International Expo (JIExpo) dipenuhi sekitar 2.500 perusahaan peserta yang terdiri dalam 1.500 ruang pameran atau stan dan lebih dari 500 live events.
Selain pameran, ajang tersebut menghadirkan hiburan tanpa henti selama 39 hari dengan menghadirkan musisi-musisi keren seperti Slank, Noah, 8 Beat dan Endah and Rhesa, Fourtwnty, Endank Soekamti, PAS Band, Kotak dan sederet nama-nama band papan atas Indonesia lainnya.
Baca juga: Sandiaga Uno Menyapa Penyandang Disabilitas Penggerak Ekonomi di Bau Bau
Tiket PRJ
Tiket Jakarta Fair/PRJ Kemayoran 2022 bisa dibeli secara langsung di lokasi maupun secara online.
Ada dua jenis tiket Jakarta Fair/PRJ Kemayoran 2022 yang bisa dibeli pengunjung, yakni tanpa konser atau dengan konser. HTM PRJ Kemayoran 2022 dengan konser tentunya dibanderol dengan harga lebih mahal. Harga tiket Jakarta Fair/PRJ Kemayoran 2022 juga bervariasi tergantung hari yang dipilih.
Tanpa Konser : Senin: Rp30.000,- Selasa-Kamis: Rp40.000,- Jumat-Minggu: Rp 50.000,-.
Bundling dengan Konser: Senin: Rp60.000,- Selasa-Kamis: Rp70.000,- , Jumat-Minggu: Rp 100.000
Pintu masuk Jakarta Fair/PRJ 2022 dibuka jam15.30 - 22.00 WIB pada hari-hari biasa. Dan di akhir pekan dibuka mulai jam 10.00-22.00 WIB.
Sejarah Pekan Raya Jakarta
Melansir Sudin Pusip Jakarta Utara, dikatakan bahwa Pekan Raya Jakarta (PRJ) digelar pertama kali di Kawasan Monas pada 5 Juni hingga 20 Juli 1968 dan dibuka oleh Presiden Soeharto dengan melepas merpati pos.
PRJ pertama ini disebut DF dalam ejaan lama yang merupakan singkatan dari Djakarta Fair . Lambat laun ejaan tersebut berubah menjadi Jakarta Fair yang kemudian menjadi Pekan Raya Jakarta.
Baca juga: Jenazah Eril Tiba di Tanah Air
Ide PRJ digagas pertama kali oleh Syamsudin Mangan atau Haji Mangan, yang menjabat sebagai Ketua KADIN (Kamar Dagang dan Industri). Ia mengusulkan sebuah ajang pameran besar untuk meningkatkan pemasaran produksi dalam negeri.
Kala itu ekonomi sedang mulai bangkit pasca G30S/1965 dan gagasan ini disampaikan kepada Gubernur DKI, Ali Sadikin pada tahun 1967.
Gagasan atau ide ini disambut baik oleh Pemerintah DKI yang ingin menyatukan berbagai Pasar Malam yang masih menyebar di sejumlah wilayah Jakarta, seperti Pasar Malam Gambir yang tiap tahun berlangsung di bekas Lapangan Ikada, kini kawasan Monas disebut-sebut merupakan inspirasi dari pameran yang diklaim sebagai pameran terbesar ini.
Ide tersebut disambut baik Pemerintah DKI dengan membuat gebrakan dengan langsung membentuk panitia sementara yang dipercayakan kepada Kamar Dagang dan Industri.
Pada pertengahan 2022 ini, kehadiran PRJ diharapkan mampu menjadi obat rindu masyarakat terhadap event akbar di Jakarta tersebut.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah meresmikan digelarnya Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2022 ini berharap Jakarta Fair menjadi tanda kebangkitan ekonomi di tengah pandemi Corona.
"Kita berharap dengan adanya Jakarta Fair Kemayoran tahun ini, maka tanda kebangkitan ekonomi kita akan semakin dipercepat dan kita berharap, masyarakat tergerak dan transaksinya pun meningkat sehingga berdampak pada perekonomian kita," kata Anies melalui keterangan tertulis kepada awak media, Jumat (10/6).
Saintek
Ekonomi
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib