SIAPBELAJAR.COM - LSD merupakan penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus pox. Penyakit ini muncul di saat wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) belum beres. Penyakit LSD menyerang hewan lembu, kerbau, sapi, kambing dan beberapa jenis hewan ruminansia liar.
Hewan yang terserang LSD menunjukkan beberapa gejala seperti demam, timbulnya benjolan-benjolan pada kulit dengan batas yang jelas. Sehingga penyakit ini bisa juga dinamai penyakit kulit benjol, keropeng pada hidung dan rongga mulut serta pembengkakan pada kelenjar.
Sapto Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pekebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tebo menyampaikan LSD tidak mematikan namun memperburuk penampilan hewan ternak.
Baca juga: Dua Kapal Malaysia Ditangkap di Selat Malaka & Perairan Ternate
Kata Sapto, LSD juga menular tetapi ke sesama hewan ternak, kalau untuk ke manusia tidak. Penularan itu, melalui bersinggungan langsung, ataupun melalui hinggapan lalat.
"Tetapi saat ini kita sudah berupaya untuk melakukan pengobatan dengan obat yang kami punya di sini, Alhmdulilah sedikit-sedikit mulai berangsur sembuh," jelas Sapto belum lama ini.
Sapto mengatakan, untuk obat sendiri kebetulan dinas ada pengadaan obat melalui dana APBD, namun tidak mencukupi dan akhirnya masyarakat swadaya membeli obat tersebut.
"Artinya obat dibebankan kepada petani peternak," kata Sapto.
"LSD tidak dinyatakan wabah oleh pemerintahan pusat, makanya lalu lintas ternak agak longgar, beda dengan PMK sudah dinyatakan wabah makanya diperketat," pungkasnya.
Trending
Trending
Trending
Ekonomi
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib