Presiden Joko Widodo Terus Kawal Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1655290635780_1655291478

Penyampaian arahan Presiden Joko Widodo dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joko Widodo mengamanatkan kepada aparat pengawas Internal  pemerintah dan BPKP supaya terus mengawal realisasi pemanfaatan APBN dab APBD untuk belanja produk dalam negeri.

“Belanja pemerintah pusat dan daerah harus memiliki 3 hal, yakni menciptakan nilai tambah, membangkitkan pertumbuhan ekonomi, dan efisien” diikutip dari akun twitter resmi milik Presiden Joko Widodo,

Baca Juga : Kasus Covid-19 di IndonesiaKembali Naik  

“Saya minta kepada BPKP menyinergikan upaya ini, kawal semua APIP di daerah dan unit-unit yang lain untuk menjalankan program belanja dalam negeri ini dengan penuh kedisiplinan, dengan niat kita bersama untuk kebangkitan ekonomi dalam negeri,” ucap Presiden dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Internal pemerintah tahun 2022 di Istana Negara Selasa (14/6/2022).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas.

Presiden masih menyayangkan, bahwa masih ada pihak dari pemerintah pusat maupun daerah yang masih memilih produk impor dibandingkan dengan produk dalam negeri. Padahal untuk tercapainya target realisasi dari komitmen belanja produk dalam negeri itu berdampak dalam menarik investor dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Kalau ada pabrik kecil yang biasanya yang melayani kapasitas 1.000 karena ada pesanan dari pemda, pesanan dari pemerintah pusat 10.000 ya mau enggak mau mereka akan ekspansi, memperluas pabriknya, memperluas industrinya, artinya pasti juga tambah tenaga kerja, pasti dia akan investasi, enggak usah cari investor-investor dari luar kalau ini berkembang,” Jelas beliau.

Baca Juga : Masyarakat Pulau Padang RantauUtara, Labuhanbatu Tolak Beroperasinya PT. PPSP  

Beliau juga menyampaikan dengan tegas, Ini uang Rakyat, dikumpulkan dari pajak baik PPn, PPh, PPh badan, PPh perorangan, PPh karyawan, dari bea ekspor, dari PNPB dikumpulkan dengan cara yang tidak mudah. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1655290635780_1655291478

Trending

Presiden Joko Widodo Terus Kawal Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joko Widodo mengamanatkan kepada aparat pengawas Internal  pemerintah dan BPKP supaya terus mengawal realisasi pemanfaatan APBN dab APBD untuk belanja produk dalam negeri.
1654047293724_1654047308

Trending

Pertama Dalam Sejarah, Peringatan Hari Lahir Pancasila Dilaksanakan di Ende NTT

Siapbelajar. Untuk pertama kali nya dan menjadi catatan sejarah baru dimana pelaksanaan Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur. Sebelum nya pelaks