SIAPBELAJAR.COM - Sobat Siapbelajar, apakah Anda merasakan suasana yang lebih sejuk di pagi hari? Bahkan dingin yang menusuk kulit dalam beberapa minggu ini?
Suhu dingin ini, mungkin saja membuat Anda kembali menarik selimut dari pada bangkit dari tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi untuk cuci muka atau mandi, terlebih di pagi hari, bukan? Mungkin juga sebagian dari Anda harus menggunakan air hangat untuk bisa mandi dalam cuaca dingin seperti sekarang ini.
Suhu dingin terkadang sampai menyebabkan badan menggigil dan dingin serasa masuk ke sumsum tulang terutama bagi yang tinggal di dataran tinggi atau dekat dengan pegunungan, seperti masayarakat di sekitar Gunung Galunggung Tasikmalaya.
Baca juga: Perpustakaan dengan Koleksi 1 Juta Lebih Buku Cetak dan Digital
"Tiris pisan memang ayeuna mah! (Memang dingin sekali, sekarang!)" kata Agus Rahmadian warga Sukaratu kepada Siapbelajar.com. Dan, hal yang sama juga dirasakan warga lainnya.
Suhu dingin dirasakan oleh banyak orang di berbagai wilayah di Indonesia, suhu udara yang jauh lebih rendah di banding dengan bulan-bulan sebelumnya ini merupakan fenomena yang biasa setiap tahunnya.
Pada bulan juni terjadi penurunan suhu, baik itu suhu maksimum harian dan suhu minimum harian. Rata-rata bulan juni juga merupakan bulan dengan suhu paling rendah diantara dua bulan sebelumnya, yakni April dan Mei.
Kicau Netizen
Netizen di beberapa platform sosial media banyak yang mempertanyakan mengapa suhu saat ini terasa lebih dingin?
"Ini suhu bgini memang dingin skli atau reaksi tubuhku berlebihan?" tanya pemilik akun twitter @aggoobie_ seraya menyertakan hasil tangkapan layar dari sebuah aplikasi yang menunjukan suhu 19 derajat celcius.
"Suhu udara dingin gini butuh bgt pelukan kamu" tulis pemilik akun @faridardf
Berdasarkan keterangan BMKG kepada awak media, penyebab udara dingin di wilayah Indonesia ini dikarenakan sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki puncak musim kemarau yang terjadi setiap tahun pada Agustus.
Hal ini akan dirasakan oleh sebagian besar wilayah di Indonesia. Akibatnya, suhu cuaca terasa lebih dingin dari sebelumnya, dan umumnya berlangsung dari bulan Juli hingga September, yang dipengaruhi adanya dinamika dan atmosfirtisis dekat permukaan bumi.
Di wilayah dataran tinggi seperti Dieng, Jawa Tengah dan daerah pegunungan lainnya, di puncak musim dingin berpotensi terjadi embun es atau yang sering disebut embun upas di wilayah Dieng.
Viral Fenomena Aphelion
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluruskan informasi soal fenomena Aphelion tahun ini menyebabkan suhu dingin di sejumlah wilayah di Indonesia.
Menurut BMKG, suhu dingin di Indonesia pada 2022 tidak ada kaitannya dengan fenomena alam Aphelion 2022.
Menurut pemaparan Pelaksana Tugas Deputi Klimatologi BMKG Urip Haryoko dalam keterangan tertulis menjelaskan bhawa Aphelion merupakan fenomena astronomis yang terjadi setiap tahun, kala posisi Matahari berada di titik paling jauh dengan Bumi.
Fenomena tersebut terjadi sekitar Juli setiap tahun, termasuk saat terjadi Perihelion atau periode Bumi letaknya lebih dekat dengan Matahari.
Dijelaskan Urip, bahwa Aphelion tidak berpengaruh signifikan terhadap suhu di Bumi, bahkan ketika periode Bumi letaknya lebih dekat dengan Matahari (Perihelion).
Trending
Share and Care
Trending
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib