BMKG Tabur 29 Ton Garam Cegah Hujan Selama G20

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1668862645724_1668862669

BMKG Tabur Garam

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama dengan BRIN, TNI AU, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian PUPR melaksanakan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) di Bali. Hal ini dilaksanakan sejak 10-16 November 2022,

Sebelumnya, BKMG memperkirakan potensi curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Bali selama November 2022, Hal ini membuat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta operasi TMC selama pekasanaan KTT G20.

Sebanyak 29 ton garam ditaburkan di langit Bali oleh pesawat Cassa 212 dan CN 295. Penaburan garam ini mempunyai tujuan untuk mengalihkan potensi awan hujan dari Lokasi KTT G20. So, penaburan garam hanya dilakukan ke awan-awan yang telah terdeteksi berpotensi menurunkan hujan saja.

Penyemaian material TMC tersebut bertujuan untuk mengalihkan potensi awan hujan dari lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali. Kegiatan TMC yang dikoordinatori oleh Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini dikendalikan dari 2 (dua) posko yang berlokasi di Lombok - Nusa Tenggara Barat dan Banyuwangi - Jawa Timur.

"TMC ini bagian dari skenario mitigasi cuaca yang dipersiapkan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem agar gelaran KTT G20 di Bali berjalan dengan lancar dan sukses, serta semua kepala negara dan delegasi dapat melaksanakan pertemuan dengan aman dan nyaman," ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Bali, Rabu (16/11/2022).

Dwikorita menyebut, sebelumnya BMKG memprakirakan potensi curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Bali selama Bulan November 2022. Karenanya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta untuk melaksanakan operasi TMC selama pelaksanaan KTT G20.

Tujuan 

Operasi TMC tersebut, kata dia, tidak serampangan namun disesuaikan dengan target di mana penyemaian inti kondensasi (garam) dilakukan ke awan-awan hujan yang telah terdeteksi. 

Penyemaian garam ini dilakukan agar proses kondensasi berlangsung lebih cepat dan hujan dapat segera turun sebelum awan-awan hujan tersebut mencapai lokasi KTT G20.

"Dukungan BMKG yaitu dengan menyediakan informasi arah angin, lokasi keberadaan awan target, prediksi cuaca serta potensi pertumbuhan awan hujan selama acara G20 berlangsung. Berdasarkan informasi tersebut, maka tim penyemai garam dari BRIN bersama satuan TNI AU akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan rencana penyemaian awan hujan yang telah diidentifikasi oleh BMKG sebelumnya," papar Dwikorita.

Selain itu, lanjut Dwikorita, BMKG juga menugaskan personil untuk melakukan pengamatan cuaca secara visual di seluruh venue G20 dan melaporkan hasil pengamatannya ke posko TMC untuk selanjutnya dijadikan dasar untuk perencanaan proses penyemaian, termasuk memasang Automatic Weather Station plus CCTV untuk memperkuat observasi cuaca selama pelaksanaan G20. BMKG juga membuka Posko Kendali Cuaca dukungan G20 di Kantor Balai Besar MKG Wilayah 3 Denpasar.

"InsyaAllah, kami optimistis dengan adanya Kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Lombok dan TMC di Banyuwangi Pelaksanaan KTT G20 berjalan dengan lancar dan sukses," ujarnya.

Lebih lanjut, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan BMKG menggunakan Model InaNWP (Indonesia Numerical Weather Prediction) yang memiliki resolusi spasial 1 km dan resolusi waktu 1 jam sebagai salah satu referensi prakiraan cuaca di setiap venue G20 dan guna mendukung kegiatan TMC.

Guswanto menuturkan, kondisi cuaca di wilayah Bali secara umum pada tanggal 15 - 16 November 2022 sangat dipengaruhi oleh dinamika cuaca lokal seperti radiasi matahari yang sangat kuat mulai dari pagi hari dan kondisi kelembapan cukup tinggi yang mendukung pembentukan awan - awan konvektif sejak pagi jelang siang hari.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab menambahkan bahwa dalam operasi TMC yang digelar, personil BMKG terus memantau perkembangan sel-sel awan yang bisa disemai dan menginfokannya kepada penerbang TNI AU sebelum melakukan sorti penerbangan. Khusus untuk posko TMC di Banyuwangi, kata dia, BMKG menempatkan perangkat mobil cuaca lengkap dengan timnya yang diberangkatkan dari Jakarta.

Sementara itu, Perekayasa Ahli Utama TMC Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tri Handoko Seto mengatakan bahwa dalam operasi TMC tersebut dikerahkan empat pesawat pemburu awan yang dioperasikan dari Posko Utama di Lombok dan Posko Cadangan di Banyuwangi.

"Semua awan yang tumbuh dan berpotensi memasuki titik lokasi acara G20, terutama acara outdoor, dihujankan lebih cepat agar tidak hujan pada saat acara berlangsung di lokasi tersebut," ujarnya.

Tri Handoko mengatakan bahwa sistem pertumbuhan awan di Bali yang sangat dinamis khususnya pada tanggal 15 November menjadi tantangan yang tidak mudah. Menurutnya, jumlah awan yang tumbuh sangat banyak dan pergerakannya mengarah ke lokasi acara KTT G20. Karenanya, lanjut dia, seluruh armada pesawat yang disiapkan beserta tiga unit radar cuaca, dan lebih dari 100 personil yang tersebar di Bali, Lombok, dan Banyuwangi berkolaborasi untuk memburu seluruh awan tersebut.

"Untuk tanggal 15 November saja dilakukan 11 sorti penerbangan mulai jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Kami bersyukur seluruh rangkaian acara G20 berjalan lancar tanpa ada gangguan hujan," pungkasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687216213806_1687216222

Trending

Gempa M 4,6 Guncang Mojokerto BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Mediana.id - Gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,6 mengguncang Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Senin (19/6/2023) pukul 20:44 WIB. Gempa ini berlokasi di darat pada jarak 10 kilometer timur laut Kab
1686159463296_1686159474

Trending

Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Pacitan, Terasa Hingga Jogja dan Solo

Mediana.id - Pacitan - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Kamis (8/6/2023) dini hari. Gempa terjadi sekitar pukul 00.04 WIB dan tidak berpotensi tsunami
1668862645724_1668862669

Trending

BMKG Tabur 29 Ton Garam Cegah Hujan Selama G20

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama dengan BRIN, TNI AU, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian PUPR melaksanakan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC
1668657995436_1668658018

Trending

KTT G20 Bali Berhasil Sahkan Leaders Declaration

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali telah berhasil mengesahkan Deklarasi Pemimpin G20 atau G20 Bali Leaders Declaration.“Alhamdu
1668658306340_1668658324

Trending

Tutup KTT G20, Presiden Jokowi Serahkan Tongkat Kepemimpinan G20 Kepada India

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menutup Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali sekaligus menyerahterimakan tampuk kepemimpinan Presidensi G20 berikutnya kepada India.“Deng