SIAPBELAJAR.COM - Tesla Singapura telah memberhentikan manajer negaranya sebagai bagian dari pengurangan pegawai sebesar 10% yang direncanakan dalam tenaga kerja globalnya setelah pekan lalu Elon Musk memperingatkan mengenai resesi yang akan datang.
Hal tersebut terungkap dalam unggahan di situs jaringan professional LinkedIn pada Minggu (12/6/22) Christopher Bousigues mengatakan bahwa perannya sebagai manajer Tesla di Singapura telah diberhentikan sebagai bagian dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang efektif dimulai pada hari Minggu.
“Saya bangga telah menjadi country manager perusahaan pertama di Asia Tenggara dan membangun bisnis di Singapura” tulis Mr. Bousigues dalam unggahannya. Mr. Bousigues ini telah menjabat selama sekitar satu tahun setelah pindah ke Singapura pada Juni 2021.
Baca juga: Browser Legendaris Resmi Ditutup oleh Microsoft
Dalam beberapa pekan terakhir, Elon Musk mengatakan bahwa dia memiliki perasaan yang sangat buruk mengenai ekonomi, ia menyatakan keprihatinan atas risiko resesi dan mengatakan bahwa Tesla memiliki kelebihan staf di banyak bidang dalam email yang dilaporkan oleh Reuters.
Mengutip kepada sumber yang tidak disebutkan namanya, The Straits Times melaporkan bahwa posisi manajer negara Singapura tidak akan diisi dan operasi Tesla di Singapura akan dihentikan dari kantornya di Hong Kong.
Dalam postingannya, Mr. Bousigues menceritakan pencapaiannya
bersama Tesla di Singapura.
Trending
Saintek
Trending
Trending
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib