Mediana.id - Truth Social adalah platform media sosial yang diluncurkan oleh Trump Media & Technology Group (TMTG), sebuah perusahaan media dan teknologi Amerika yang didirikan pada Februari 2021 oleh mantan presiden AS Donald Trump. Platform ini diklaim sebagai media sosial yang mendorong percakapan global yang terbuka, bebas, dan jujur tanpa mendiskriminasi berdasarkan ideologi politik.
Truth Social dibangun berdasarkan Mastodon, sebuah jaringan sosial terdesentralisasi dan terbuka yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan bergabung dengan komunitas sesuai minat mereka. Platform ini diluncurkan pada 21 Februari 2022 dan hanya tersedia di Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Jepang, Brasil, Belgia dan Australia.
Alasan Dibuatnya Truth Social
Salah satu alasan dibuatnya Truth Social adalah sebagai respons terhadap pemblokiran akun Donald Trump di Facebook dan Twitter pada tahun 2021, menyusul serangan ke Capitol AS. Trump menganggap pemblokiran tersebut sebagai bentuk sensor dan pelanggaran kebebasan berbicara.
Trump juga mengkritik Facebook dan Twitter sebagai platform yang didominasi oleh "pemikiran kiri" dan "media arus utama" yang tidak adil terhadap dirinya dan pendukungnya. Trump berharap dengan Truth Social, ia bisa kembali berkomunikasi dengan basis pendukungnya dan menyebarkan pesan-pesannya tanpa takut disensor.
Tantangan yang Dihadapi Truth Social
Sejak diluncurkan, Truth Social menghadapi berbagai tantangan baik dari segi teknis, finansial, maupun hukum. Beberapa di antaranya adalah:
- Platform ini sempat tidak tersedia di Google Play karena melanggar kebijakan Google yang melarang konten dengan ancaman fisik dan hasutan kekerasan, tetapi kemudian disetujui setelah menyetujui untuk menegakkan kebijakan tersebut.
- Platform ini juga mendapat serangan siber dari para peretas yang mencoba mengambil alih akun palsu Donald Trump dan mengubah namanya menjadi "Big Chungus" atau "Poopyface".
- Platform ini juga mendapat gugatan hukum dari Mastodon karena diduga melanggar lisensi perangkat lunak bebas GNU AGPLv3 yang mengharuskan pengembang untuk membagikan kode sumber aplikasinya secara terbuka.
- Platform ini juga mendapat kritik dari para pengamat karena diduga menggunakan modal dari perusahaan China yang memiliki hubungan dengan Partai Komunis China.
Minat Pengguna Terhadap Truth Social
Meski menghadapi berbagai tantangan, Truth Social tetap menarik minat sebagian pengguna media sosial, terutama mereka yang merasa tidak puas dengan Facebook dan Twitter. Salah satu faktor pendorongnya adalah pembatasan akses ke Twitter yang dilakukan oleh Elon Musk pada bulan Juni 2023.
Musk, yang merupakan salah satu tokoh paling populer di Twitter dengan lebih dari 70 juta pengikut, memutuskan untuk membatasi akses ke akunnya hanya untuk pengikut yang telah diverifikasi. Keputusan ini membuat banyak pengikutnya yang tidak diverifikasi merasa kecewa dan mencari alternatif lain.
Salah satu alternatif yang muncul adalah Truth Social, yang menawarkan platform tanpa sensor dan verifikasi. Beberapa pengikut Musk bahkan membuat akun palsu dengan nama Musk di Truth Social untuk meniru gaya tweetnya.
Menurut data SimilarWeb, Truth Social mendapat 1,7 juta kunjungan dari pengguna AS pada bulan September 2022. Platform ini juga masuk dalam daftar aplikasi media sosial terpopuler di App Store Apple dengan peringkat nomor 101 pada tanggal 6 Maret 2023. Mediana.id
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
Trending
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib