SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah daerah belum mendapatkan Vaksin
PMK yang dijadwalkan akan masuk akhir Juni ini.
Melonjaknya kasus PMK jelang Idul Adha ini membuat para
peternak di Tasikmalaya merasa resah, dikarenakan sudah 214 ekor sapi di
Kabupaten Tasikmalaya terpapar Penyakit Mulut dan kuku (PMK) dikutip dari
catatan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga : Mahfud MD: Pemindahan Ibu Kota Negara akan Dimulai Juli Tahun 2024
Dalam menghadapi Idul Adha yang sudah ada di depan mata,
puluhan peternak sapi di Tasikmalaya masih harus bersabar dalam menunggu
datangnya vaksin PMK ke Tasikmalaya.
“Belum ada vaksin PMK. Kami para peternak resah pak,” ungkap
salah satu peternak sapi H.Dadan di Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya Rabu (15/6/2022).
Dinas pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten
Tasikmalaya menegaskan Vaksin PMK belum tersedia hingga hari ini. Vaksin dijwadalkan
terkontribusikan pada akhir Juni mendekati momen Idul Adha.
“Belum ada vaksin. Kabarnya ada akhir juni, tapi kami akan
terus upayakan secepatnya supaya bisa disuntikan sebelum Idul Adha,” ucap Heri
Kusdiana, selaku Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ketahanan
Pangan dan Perikanan Kabupaten Kasikmalaya.
“Kami prediksi, meski terjadi wabah PMK, minat masyarakat
untuk kurban tidak berkurang.justru kebutuhan sapi akan meningkat,” terusnya.
Baca Juga : 8 Rahasia Penggunaan AC yang Sehat dan Dapat Menghemat Konsumsi Listrik
Berdasarkan data tahun lalu, kebutuhan sapi untuk kurban mencapai 7.000 ekor dan kambing untuk kurban mencapai 13.000 ekor.
Religi
Religi
Trending
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib