Rifky Bujana, Seorang Anak Driver Ojol yang Mendapat Beasiswa di University of British Columbia
SIAPBELAJAR.COM - Rifky Bujana merupakan seorang anak dari driver ojek online (Ojol) yang berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) di University of British Columbia (UBC). UBC merupakan universitas terbaik ke-3 di Kanada dan menyatakan diri sebagai peringkat 20 tertinggi di dunia.
Rifky Bujana merupakan seorang siswa SMAN 28 Jakarta yang tidak berani bermimpi untuk melanjutkan sekolahnya ke jenjang perkuliahan di luar negeri. Namun ia memiliki semangat yang besar untuk meraih satu mimpi, yaitu untuk meringankan beban orang tuanya.
Baca juga: Kampus Muhammadiyah Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021
Memanfaatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP)
Selama masa pendidikannya, Rifky memperoleh Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang merupakan bantuan dari pemerintah untuk siswa yang kurang mampu. Ia memanfaatkan bantuan KJP tersebut untuk membeli peralatan sekolah seperti buku, seragam, dan lain-lain.
Rifky pun berharap ayahnya dapat mengalokasikan pendapatannya tersebut tidak hanya untuk uang pendidikan, namun juga untuk kebutuhan sehari-hari sehingga dapat membantu meringankan beban ayahnya.
Berbagai Prestasi yang Diraih
Selama bersekolah di SMAN 28 Jakarta, Rifky pun memiliki segudang prestasi yang ia raih. Berbagai prestasi yang diperoleh Rifky selama duduk di bangku SMA diantaranya Medali Emas di Kompetisi Robot Nusantara (KRON) Tahun 2019 kategori Creative, Juara 2 Thamrin Olympiad and Cup Kategori Robotic Competition, Juara 1 Animasi VI Robotic Competition 2020, Runner Up Gameloft Student Gameday Competition, dan Silver Medal KoPSI 2021 Kategori FTR (Fisika Terapan dan Rekayasa).
Dengan adanya beasiswa BIM ini tentunya memberikan harapan kepada Rifky untuk berani bermimpi melanjutkan kuliah ke luar negeri.
Sebab, BIM terbuka bagi semua lulusan berprestasi yang berkeinginan melanjutkan studi di perguruan tinggi impian baik di dalam maupun luar negeri.
Saat mendaftar BIM, Rifky berkeinginan untuk melanjutkan kuliah di tiga besar kampus terbaik di Kanada, yakni University of British Columbia (UBC).
Persiapan yang Dilakukan
Informasi mengenai BIM ini pun diperolehnya dua minggu sebelum penutupan sehingga persiapan yang dilakukannya sangatlah singkat. Ia pun meminta bantuan berupa bimbingan dan dukungan dari orang di sekitarnya agar persiapannya lebih maksimal. Persiapan IELTS, wawancara, dan esai berhasil diselesaikannya dalam waktu yang tersisa.
Rifky sempat merasa tidak percaya diri karena ia menganggap nilai rata rata rapor yang ia miliki tidak terlalu tinggi.
Kemudian ia berusaha menulis esai dengan kemampuan terbaiknya, memberikan informasi mengenai prestasi-prestasi yang telah diraihnya, dan juga keinginan besarnya untuk menambah prestasi.
Berbagai kendala juga berhasil diatasinya berkat bantuan, motivasi, dan dukungan dari teman, guru, dan orangtuanya.
Berkat perjuangannya dalam meraih prestasi dan dukungan sekolah serta keluarga, Rifky dinyatakan lolos untuk melanjutkan kuliah di Kanada. Ia pun berpesan
“Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Mungkin suatu saat kita gagal dalam mencapai sesuatu, namun pasti ada saatnya kita mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik, yang belum pernah kita pikirkan sebelumnya.” kata Rifky
Saintek
Share and Care
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib