Cagar Budaya Jembatan Kereta Terowongan Tiga di Jaktim Terbengkalai

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1655967525518_1655967537

Cagar Budaya yang Terbengkalai

SIAPBELAJAR.COM - Jembatan Kereta Terowongan Tiga di Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), ditetapkan menjadi salah satu cagar budaya. Namun kondisi cagar budaya tersebut tidak terawat.

Jembatan Kereta Terowongan Tiga tampak dialiri air kali. Pada bagian atas terowongan, terdapat rel kereta.

Baca jugaSingapura Mengkonfirmasi Kasus Cacar Monyet Pertama

Kurangnya Perhatian Pemerintah

Seorang warga RT 03 RW 09 Kelurahan Palmeriam, Sukemi (62), mengatakan, terowongan tersebut memang kurang perhatian dari pemerintah. Menurutnya pemerintah hanya sesekali mendatangi lokasi.

"Nggak ada, gitu-gitu aja, orang pemerintahan udah beberapa kali ke mari nanya-nanya, tapi gitu-gitu aja udah, nanya ini tahun berapa, istilah dibangunnya, udah gitu aja. 'Udah berapa tahun?', cuma nanya-nanya gitu aja, pembangunannya mah nggak ada," katanya.

Kepala Seksi Perlindungan Suku Dinas Kebudayaan Jaktim, Iyan Iskandar mengatakan, pihaknya menemukan banyak sampah saat meninjau aliran kali di terowongan jembatan tersebut.

Karena itu, cagar budaya yang merupakan aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut membutuhkan perhatian agar bisa lebih terawat.

"Terkait sampah di jembatan terowongan yang merusak, pohon liar yang tumbuh dan merusak jembatan serta retakan di bagian bawah jembatan tiga, kami sudah menyampaikan surat satu pekan lalu ke PT KAI (Persero) di Bandung sebagai pemilik," kata Iyan di Jakarta, Senin (20/6/2022).

Iyan menuturkan, lokasi Jembatan Kereta Terowongan Tiga juga berada dekat dengan lokalisasi Gunung Antang yang dikenal sebagai tempat prostitusi dan perjudian. Bahkan, sambung dia, deretan bangunan berupa gubuk liar semipermanen banyak berdiri di atas jembatan tersebut.

"Ya betul, lokasi cagar budaya tidak boleh di lingkungannya ada tempat prostitusi," ujar Iyan.

Sebagai Objek Cagar Budaya

Dia mengatakan, keberadaan objek cagar budaya patut dihargai karena peninggalan bersejarah yang bernilai tinggi. "Karena jembatan tersebut memiliki nilai sejarah yang harus kita hormati dan hargai," tutur Iyan.

Jembatan Kereta Terowongan Tiga telah ditetapkan sebagai objek cagar budaya melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1498 Tahun 2021.

Jembatan tersebut telah berusia kurang lebih 105 tahun dengan panjang kurang lebih enam meter, lebar kurang lebih tujuh meter. Karena penetapan cagar budaya maka jembatan itu harus mendapatkan perawatan.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661530336312_1661530356

Trending

Fasilitas Anyar Kereta Ekonomi untuk Kenyamanan Penumpang

SIAPBELAJAR.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan melakukan perubahan pada fasilitas kereta kelas ekonomi.  Hal ini di umumkan melalui siaran pers website resmi mereka, Kamis (25/8).VP Public
1661410215244_1661410421

Religi

PT.KAI Dukung Pariwisata Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menyiapkan sarana dan prasarana agar dapat mendungkung kebangkitan pariwisata di Indonesia.Hal tersebut sebagai respons atas kebijakan Menteri Pari
1660988223577_1660988254

Trending

Kereta Panoramic Pertama di Uji Coba PT KAI

SIAPBELAJAR.COM - PT kereta api Indonesia (KAI) akan meluncurkan kereta panoramic. Penampakan kereta panoramic di unggah oleh akun Twitter akun pengajuan perkeretaapian pada Selasa (16/8). Balai pengu
1660192666011_1660192672

Seniraga

Pameran Kampung Purba 2022 Segera Digelar di Jawa Tengah

SIAPBELAJAR.COM – Beragam cara dilakukan untuk mendekatkan budaya kepada masyarakat. Salah satunya melalui aktivitas masyarakat yang relevan dan kekinian, seperti yang dilakukan Kemendikbudristek
1656685520595_1656685621

Trending

Tiket KA Pangrango Bogor-Sukabumi Sudah Bisa Dipesan Secara Online

SIAPBELAJAR.COM - Pembelian tiket Kereta Api Pangrango Bogor–Sukabumi dapat dilakukan dengan transaksi online melalui Aplikasi KAI Access dan mitra KAI lainnya mulai 1 Juli 2022.Kahumas PT KAI Dao