Toyota Menarik Kembali Mobil Listrik yang Diproduksinya

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1656202748879_1656202754

Toyota Menarik Kembali Mobil Listrik yang Diproduksinya karena Masalah Roda yang Mungkin Lepas

SIAPBELAJAR.COM - Toyota menarik 2.700 kembali mobil listrik pertama yang diproduksinya secara massal, karena khawatir roda mereka mungkin lepas.

Seorang juru bicara mengatakan bahwa baut pada roda bZ4X dapat mengendur ke titik di mana roda dapat terlepas dari kendaraan setelah penggunaan jarak tempuh rendah. Penarikan tersebut dilakukan kurang dari dua bulan setelah mobil tersebut diluncurkan di Jepang.

Produsen mobil Subaru rekanan Toyota juga mengatakan, bahwa untuk alasan yang sama akan menarik kembali 403 mobil listrik yang dikembangkan bersama Toyota. 

Baca juga: Jadi Dokter dan S2 pada Usia 19 Tahun di Harvard, Ini Cerita Alumnus Unair

Pernyataan Penarikan

Pada hari Jumat, Toyota mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengeluarkan imbauan penarikan untuk 2.700 bZ4X SUV di AS, Eropa, Kanada dan Jepang.

"Jika roda terlepas dari kendaraan saat mengemudi, itu bisa mengakibatkan hilangnya kendali kendaraan, meningkatkan risiko kecelakaan" kata juru bicara.

"Tidak ada yang boleh mengemudikan kendaraan ini sampai pemulihan dilakukan" tambah mereka.

Toyota mengatakan telah memberi tahu regulator keselamatan Jepang tentang cacat tersebut pada hari Kamis dan penyebab masalah itu masih dalam penyelidikan.

Pabrikan mobil Jepang lainnya, Subaru juga telah menarik 403 Solterra, mobil listrik pertama yang dikembangkan bersama dengan Toyota, karena kekhawatiran tentang baut yang longgar.

Sebagai Pendatang Baru

Toyota dipandang sebagai pendatang baru di pasar kendaraan listrik, dibandingkan dengan produsen saingan seperti Tesla, yang meluncurkan mobil listrik pertamanya 14 tahun lalu.

Toyota meluncurkan bZ4X di Jepang bulan lalu. Mobil tersebut hanya tersedia untuk disewa untuk menghilangkan kekhawatiran pelanggan mengenai kinerja baterai sisa, pemeliharaan dan nilai sisa.

Pemangkasan Produksi

Minggu ini, perusahaan mengatakan akan memangkas jumlah kendaraan yang rencananya akan diproduksi bulan depan sebesar 50.000 hingga 800.000 karena kekurangan chip komputer dan gangguan pasokan yang disebabkan oleh pandemi.

Meskipun Toyota saat ini bertujuan untuk memproduksi total 9,7 juta kendaraan di seluruh dunia tahun ini, hal tersebut telah mengisyaratkan bahwa mungkin Toyota terpaksa akan menurunkan jumlah itu.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1663835725654_1663841528

Saintek

Bagaimana Jika Mobil Listrik Terendam Banjir?

SIAPBELAJAR.COM- Saat ini mobil listrik juga menjadi perbincangan seru semenjak Presiden Jokowi mengintruksikan penggunaan mobil listrik sebagai mobil dinas.Adapun instruksi ini masuk dalam Inpres No.
1662612092609_1662612113

Saintek

Di Tengah Melonjaknya Harga BBM, Mobil Listrik Bisa Jadi Alternatif

SIAPBELAJAR.COM - Mobil listrik mulai digemari konsumen di Indonesia sebagai kendaraan ramah lingkungan, mulai harga ratusan juta hingga miliaran rupiah. Kendaraan
Brown Beige Minimalist Simple Daily Vlog YouTube Thumbnail  (1)_1659222304

Trending

Semua Mobil Dinas Pejabat akan Diganti Mobil Listrik

SIAPBELAJAR.COM - Kepala kantor staf presiden, Moeldoko mengatakan kendaraan dinas pejabat akan diganti menggunakan mobil listrik. Penggantian tersebut akan dimulai dari mobil dinas para menteri. Hal
1656892149798_1656892277

Trending

Presiden Jokowi Ajak Negara G7 Kembangkan Ekosistem Mobil Listrik

SIAPBELAJAR.COM – Dalam upaya mengurangi emisi karbon Presiden Joko Widodo mengajak negara-negara G7 untuk berkontribusi. Salah satu caranya dengan memanfaatkan peluang investasi di sektor energi be
1656341722721_1656341745

Trending

Si EGO Karya Mahasiswa President University

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini, teknologi mobil listrik (Electric Vehicle) sudah banyak dikembangkan oleh berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, salah satunya adalah President University sebaga