SIAPBELAJAR.COM - Ameena girang
bukan kepalang, ketika tahu dirinya lolos casting untuk menjadi voice over
talent dalam sebuah iklan layanan masyarakat. Pipinya memerah dan hampir saja
tangisnya meledak saking bahagianya, padahal sudah cukup sering ia mendapatkan
order rekaman suaranya.
“Ya, waktu itu
bahagia banget selain karena kita sedang butuh uang kan? dalam tempo yang
sesingkat-singkatnya, terus Allah kasih jalan, saya bisa membantu orangtua saya
dengan jadi VO,” ungkap Ameena kepada Siapbelajar.com.
“Sekarang, ordernya udah jarang, sih! Sesekali aja, suara saya sudah berubah nggak lagi anak-anak, sekarang udah remaja gini, suara saya berubah, tapi ya suka ada aja orderan,” imbuh dia yang mengenal dunia voice over dari ayahnya mantan penyiar radio sejak balita.
Kemungkinan besar, faktor lingkungan dan keluarganyalah yang
membuat remaja yang bernama lengkap Ameena Salim Akasyah ini memiliki talent di bidang voice actor dan bisa
menggeluti profesi dalam dunia voice over bahkan semenjak ia kecil.
Lain halnya dengan Agus Salim, salah seorang voice over handal dengan orderan bejibun yang berdomisili di Banjarnegara. Pria kelahiran Banyumas ini awalnya menyukai dunia tarik suara, beberapa acara TV dengan sulih suara atau dubbing adalah kegemarannya.
“Dari SD, saya
suka mendengarkan radio seperti sandiwara, orang siaran, bahkan iklan sekalipun
saya dengarkan, ada keinginan, impian suatu saat suara bisa masuk radio atau TV.
Suka nonton TV terutama tayangan yang didubbing. Lalu, saya sering praktekin
tuh ngomong ini itu, pura-pura siaran, (bermain-main peran seperti dalam) sandiwara,
narator, customer service, sering juga rekaman dengan kaset pita” ungkap Agus
yang pernah mengerjakan beberapa project voice over untuk Kementerian, BUMN,
Perusahaan Swasta, Iklan Radio, Iklan TV, Iklan Medsos dan lain-lain ini.
“Ingin menjadi penyiar radio, lalu masuk radio komunitas 2005, berlanjut ke radio komersial. Selain siaran, juga kadang mengisi suara untuk spot iklan, insert,” cerita Agus, dan “ Tahun 2011 ada kesempatan bekerja di perusahaan retail bagian publikasi dan produksi iklan audio, sambil menjadi freelancer produksi iklan audio dikerjakan dirumah,” imbuhnya kepada Siapbelajar.com.
Untuk menunjang kelancaran usahanya tersebut Agus memiliki home recording studio sendiri di
rumahnya.
Sejak tahun 2016 Agus
berhenti dari pekerjaannya dan memutuskan untuk fokus usaha sendiri hingga kini,
salah satunya menjadi voice over dan dubber.
Apa itu Voice Over?
Dilihat dari
fungsi, tujuan, pengertian dan tehniknya ada beberapa perbedaan. Voice over
adalah teknik produksi di mana suara direkam untuk ditayangkan di media baik
secara audio dan atau audio visual dari dengan tujuan menyampaikan sebuah
pesan, cerita atau menjelaskan informasi.
Suara ditambahkan
berdasarkan narasi dari naskah yang tersedia sehingga dari sini kemudian muncul
istilah narator. Tetapi pada umumnya, hasil dari voice over biasanya adalahberupa
iklan yang diputar di televisi dan radio.
Tetapi seiring
perkembangannya, voice over juga dipakai untuk narasi laporan berita, narasi
profil perusahaan, dokumenter, animasi dan permainan, hingga video YouTube dan
lain-lain. Maka dengan demikian diperlukan Voice over yang menarik, sehingga membuat
pendengar merasa lebih nyaman menonton dan mendengarkan sebuah tayangan audio
dan audio visual.
Beda Voice Over dengan Dubber
Bila Voice over merupakan teknik produksi suara di mana hasil suara yang direkam digunakan bukan bagian dari narasi, maka Dubbing merupakan teknik penyulihan suara untuk digunakan sebuah tokoh karakter dalam film. Misalnya jika kamu sering melihat tayangan drama korea atau film-film produksi Turki maka kamu bisa mendengarkan suara artis-artis luar negeri tersebut berbahasa Indonesia.
Dubber sendiri
merupakan sebutan bagi penyulih suara atau aktor dan aktris suara dan untuk
Voice over disebut dengan voice over talent, tak jarang juga menggunakan
sebutan yang sama bagi pelakunya, yakni voice over.
Nah, jika kamu sering nonton film, maka kamu bisa mendengar suara artis-artis Holywood keren yang bermain karakter suara dalam film-film animasi semacam Pocahontas, Tarzan, Aladin, Donald Duck dan lain-lain. Kamu juga bisa menemukan hasil dubbing dalam film-film Animee Jepang seperti Cucuruz Doan's Island dan lain-lain.
Untuk itu
seorang Dubber pada praktek dubbing sangat memerlukan sinkronisasi bibir dengan
visual agar sesuai, sementara Voice over tidak memerlukan sinkronisasi bibir,
hasil akhir dan produknya pun berbeda.
Berapa Penghasilan Dubber dan Voice Over Talents?
Profesi Voice Over Talent adalah profesi yang cukup menyenangkan karena biasanya pekerjaan ini dijalani sesuai dengan bakat dan minat yang disukai dan secara finansial juga menjanjikan.
Sekedar bocoran saja, seorang voice over yang biasa wara-wiri suaranya dalam tayangan iklan bisa mendapatkan honor hingga 15juta untuk sebuah proyek dokumenter dengan durasi 15menit.
Wow, Bayangkan! Tetapi, tentu ada pula yang
mendapatkan honor di bawah satu jutaan saja, misalnya untuk sebuah spot iklan
radio yang durasinya jauh lebih singkat.
Saran Bagi Yang minat Menjadi VO Talent
Untuk kamu yang
ingin menjadi Voice Over Talent, tak ada cara lain untuk mencapainya dengan mulai
melatih suara kamu dalam berbicara terutama dalam artikulasi dan intonasi, hal
ini sangat penting dimiliki agar bahasa yang diucapkan terdengar jelas dan
penekatan kata juga tepat.
Untuk meningkatkan kualitas dan memperkaya kemampuan VO sering-seringlah seperti Agus Salim tadi, mempraktekan kemampuan dengan mengulang narasi sebuah tayangan baik itu berita, iklan atau karakter sebuah tokoh dalam film.
Setelah kemampuan VO kamu punya, buatlah fortopolio di beberapa platform sosial media, jangan lupakan linkedin! Karena di sinilah para profesional biasanya berkumpul dan dicari calon klien.
Dan, siapa tahu suaramu bisa menghasilkan cuan bukan dari menyanyi
saja seperti Agus Salim, Bimoky, Leyla Adelina, Ameena Salim Akasyah atau Putri
Saud? Selamat mencoba Sobat Siapbelajar!
Trending
Share and Care
05 April 2026 - 21:06 wib
10 August 2023 - 12:55 wib
10 August 2023 - 10:17 wib
10 August 2023 - 10:13 wib
10 August 2023 - 10:10 wib