SIAPBELAJAR.COM - Pemadaman listrik yang berlangsung selama satu jam dilakukan di Ibu Kota Negara, Jakarta melalui ajakan Pemprov DKI Jakarta.
Anies Baswedan mengajak warga Jakarta untuk ikut program Earth Hour dengan cara mematikan lampu selama satu jam pada Sabtu (2/7) pukul 20.30 sampai 21.30 WIB.
Hal tersebut bertujuan untuk mengajak warga menghemat energi listrik dan mengurangi emisi karbon.
Kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan sepanjang Jalan Sudirman hingga MH Thamrin menjadi salah lokasi pemadaman lampu selama satu jam. Namun tidak semua tempat melakukan pemadaman, ada pengecualian bagi fasilitas umum yang sangat penting seperti kesehatan seperti rumah sakit dan Puskesmas.
Baca juga: Temu lawak
Pemadaman lampu di DKI Jakrta merupakan yang ketiga kali dilakukan sepanjang tahun 2022. Sebelumnya earth hour telah dilakukan pada Maret dan April lalu.
Kegiatan dalam rangka Earth hour merupakan salah satu realisasi dari instruksi Gubernur DKI Jakarta nomor 14 tahun 2021 terkait pelaksanaan pemadaman lampu untuk upaya aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon.
Sejarah Earth Hour Lahir dari Rasa Frustasi
Siapbejar.com melansir WWF, bahwa Earth Hour pertama kali dilakukan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) di Sydney, Australia pada 2007. Saat itu Eart Hour dilakukan secara simbolis dengan cara mematikan lampu untuk meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim yang terjadi dari waktu ke waktu.
Andy Ridley,Direktur Eksekutif Earth Hour Global WWF menyebut gerakan ini lahir dari rasa frustasi.
Sekitar 2004, data perubahan iklim yang serius mulai muncul, tetapi Andy dan tim tidak dapat melakukan hal yang dapat menarik perhatian untuk masalah perubahan iklim. Kemudian, mereka mencari cara yang sederhana untuk mengingatkan orang tentang perubahan iklim dan dapat dilakukan di seluruh dunia.
"Yang penting, kami ingin memulai sesuatu yang tidak berfokus pada keputusasaan masyarakat pada masalah perubahan iklim jangka panjang yang dihadapi umat manusia. Kami menginginkan sesuatu yang benar-benar positif," ujar Andy.
Earth Hour pertama di 2007
Pada 2007, kota Sydney melakukan upaya untuk membuat Earth Hour sukses dilakukan. Di sekitar kota, banyak orang dan kelompok yang terlibat dan berpartisipasi dalam acara ini sehingga upaya Sydney ini menjadi sangat istimewa.
Pada 2008, atau tahun kedua Earth Hour, partisipan jumlah partisipan global semakin bertambah hingga mencapai hingga 100 juta orang di seluruh dunia. Mereka bersama-sama mematikan lampu selama satu jam. Saat itu, kejadian ini merupakan pemadaman listrik terbesar sepanjang sejarah secara sukarela.
Earth Hour dirayakan di lebih 370 kota, lebih dari 35 negara di tujuh benua, dan lebih dari 18 zona waktu yang berbeda.
Earth Hour 2022
Melansir Earthhour, pada 2022, Earth Hour kembali diadakan untuk menyatukan jutaan orang diseluruh dunia dengan menunjukkan aksi solidaritasnya.
Direktur Jenderal WWF Internasional Marco Lambertini mengatakan bahwa 2022 menjadi tahun yang kritis bagi planet bumi.
Pada Earth Hour 2022, lebih dari 190 negara dan wilayah diharapkan berpartisipasi untuk mengkampanyekan kegiatan Earth Hour pada tanggal 26 Maret.
Trending
Saintek
Saintek
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib