Guru Wajib Pahami Kompetensi Siswa

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1656929045889_1656929054

Sekolah diberi kebebasan dalam memilih dan menerapkan kurikulum di sekolah.

SIAPBELAJAR.COM – Guru dituntut memahami kompetesi setiap siswa. Itu penting untuk memudahkan penentuan metode ajar yang tepat agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan optimal.

Untuk itu, belum lama ini Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek kembali menyelenggarakan webinar Sapa GTK episode ke-6 dengan tema “Ciptakan Pembelajaran Bermakna dan Berkualitas Melalui Asesmen Awal dan Pembelajaran Terdiferensiasi”.

Tema ini mengupas langkah-langkah asesmen awal pembelajaran dan pembelajaran terdiferensiasi agar tenaga pendidik memiliki informasi awal dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara tepat. Pada prinsipnya, sekolah diberi kebebasan dalam memilih dan menerapkan kurikulum di sekolah. 

Baca jugaCara Daftar Kartu Prakerja

Direktur Jenderal (Dirjen) GTK, Iwan Syahril, mengatakan, Kemendikbudristek telah menyiapkan angket untuk membantu satuan pendidikan menilai tahap kesiapan dirinya sebelum menggunakan Kurikulum Merdeka.

“Terdapat tiga pilihan jalur sesuai dengan kondisi dan situasi setiap satuan pendidikan. Jalur pertama, yaitu Mandiri Belajar. Pilihan Mandiri Belajar memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka pada beberapa bagian sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10,” terang Iwan.

Selanjutnya Iwan menjelaskan jalur kedua yang dapat dipilih adalah Mandiri Berubah. Pilihan ini memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10. Sedangkan jalur ketiga adalah Mandiri Berbagi di mana satuan pendidikan diberikan keleluasaan menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

Dua Tahapan Penting

Iwan mengungkapkan, terdapat dua tahapan penting yang harus dilakukan sebelum para guru mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran di kelas. Pertama yaitu penerapan asesmen awal pembelajaran dan pembelajaran terdiferensiasi.

Dengan melakukan asesmen di awal pembelajaran, guru dapat mengumpulkan dan mengolah informasi untuk kemudian mengelompokkan para siswa berdasarkan tingkat capaian dan kemampuan yang serupa.

“Setelah mengetahui data dan kondisi para murid, guru dapat memberikan intervensi pengajaran dan beragam aktivitas pembelajaran sesuai dengan level pembelajaran tersebut, bukan hanya melihat dari usia dan kelasnya. Guru mengajarkan kemampuan dasar yang perlu dimiliki peserta didik dan menelusuri kemajuannya,” tuturnya. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1677681892088_1677681911

Saintek

Kemenag Segera Gelar Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama akan segera menggelar Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) Madrasah. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain mengatakan, seleksi akan
1676249005371_1676249028

Saintek

Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan V, 7931 Guru Dinyatakan Lulus

SIAPBELAJAR.COM - Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 5 secara resmi ditutup oleh Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebud
1675734982126_1675735002

Saintek

Cerita Inovatif Guru Bikin Aplikasi untuk Permudah Siswa Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Pandemi Covid-19 pada 2020 membuat sejumlah pihak, termasuk guru melakukan inovasi dengan berfikir kreatif untuk tetap melakukan proses belajar mengajar.Mengingat proses belajar meng
1669355304142_1669355329

Saintek

Sejarah Hari Guru Nasional 25 November

SIAPBELAJAR.COM - Sejarah Hari Guru Nasional 25 November berawal dari penghormatan pemerintah di era Presiden ke-2 Indonesia Soeharto kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).Penghormatan ini t
1669349373511_1669349473

Saintek

Nasib Guru Honorer dari Gajih Kecil Sampai Terjerat Pinjol

SIAPBELAJAR.COM – Berjuta jasa guru bagi bangsa Indonesia.  Pahlawan tanpa tanda jasa. Begitu julukan yang sering disematkan kepada sosok guru. Karena jasa besar mereka mendidik anak-anak Indon