SIAP BELAJAR.COM - Lewis Hamilton pemegang tujuh kali juara dunia, harus rela memulai F1 Sprint Austria dari grid P10. Sejak sepanjang sesi Q1 dan Q2 di sirkuit Red Bull Ring ia tampil bringas. Sang pembalap juga mampu memberikan perlawanan kepada Max Verstappen serta Charles Leclerc pada perebutan posisi puncak.
Namun setelah membukukan waktu lap kencang di sektor pertama saat Q3, Hamilton justru kehilangan kendali atas mobil balapnya ketika melaju di Tikungan 7. Dia meluncur ke gravel trap, sebelum kemudian menghantam pembatas.
Kendati tidak menderita cedera serius, Hamilton harus terima nasib memulai F1 Sprint Austria dari grid P10. Situasi terasa merugikan, apalagi jika melihat fakta Verstappen-Leclerc yang amankan start baris depan.
Di kutif dari BBC sport. Melalui akun intagram hamilton menyampaikan kekesalannya atas tragedi yang meninpa “Saya minta maaf kepada tim, semua orang bekerja sangat keras untuk menyatukan mobil ini dan saya tidak pernah suka merusaknya, dan mengembalikannya dalam kondisi rusak," tutur Hamilton.
Baca juga: Warga Saguling Jadikan Idul Adha Momen Bakar Sate Ramai-Ramai
“Kami berjuang untuk tiga besar, saya pikir demikian. Saya tidak punya jawaban atas kecelakaan itu. Saya kehilangan grip bagian belakang di Tikungan 7 dan hanya itu” ungkapnya
Di sisi lain, pemuncak klasemen sementara Formula 1, Max Verstappen mampu mengamankan pole position untuk sprint race. Pembalap asal Red Bull tersebut untuk sementara mengumpulkan 181 poin, dan mampu meraih lima kali kemenangan dari 10 seri balapan yang telah dilakukan.
Verstappen mampu mencetak waktu terbaik satu menit 4,984 detik pada penghujung Q3 di saat para pembalap mencoba memanfaatkan dua menit terakhir menyusul bendera merah atas insiden L. Hamilton.
Selain itu, Verstappen juga mampu mengamankan pole sementara karena unggul atas Charles Leclerc, dari tim Ferrari dengan gap 0,029 detik
Insiden Terulang di Sirkuit Red Bull Ring
Baru saja bendera hijau dikibarkan, Marshal lalu kembali harus mengibarkan bendera merah. Kali ini penyebabnya crash yang dipicu oleh George Russell. Insiden kedua itu pun seolah kian menenggelamkan Mercedes.
Russell kehilangan kendali di tikungan terakhir. Untungnya, catatan waktu yang sudah dicetaknya, menempatkan pemuda asal Inggris tersebut pada posisi kelima untuk start F1 Sprint Austria, Sabtu (9/7/2022).
Walau begitu, Russell mengungkapkan kekhawatirannya tentang kemungkinan kerusakan W13 sebagai dampak tabrakan. Pasalnya, benturan yang menimpa Hamilton telah menyebabkan bantalan sandaran kepala di mobilnya retak.
Baca juga: Cara Mengajukan Sertifikasi Guru Serta Tunjangannya
“Saya sebenarnya bisa menempati P4. Saya berada di urutan kesepuluh dan benar-benar menekan, karena saya pikir ada peluang untuk posisi ketiga," kata Russell.
“Tapi ternyata tidak (bisa). Kami hanya perlu melihat berapa banyak kerusakan yang terjadi. Saya minta maaf kepada tim dan kru di garasi” lanjutnya
Sementara itu, Toto Wolff mengatakan baik Hamilton maupun Russell tak perlu menyalahkan diri sendiri atas terjadinya kecelakaan saat kualifikasi. Sebab, kedua pembalap menunjukkan kecepatan yang menjanjikan.
“Kami telah memberi mereka mobil yang tidak setara untuk 10 balapan berturut-turut,” tutur Team Principal Mercedes itu kepada Sky Sports.
“Sekarang kami mulai berdamai dan kami bisa mengemudi di depan, dan kemudian bisa terjadi bahwa Anda kehilangan kendali atas mobil” pungkasnya.
Seniraga
06 February 2024 - 20:07 wib
14 August 2023 - 07:35 wib
14 August 2023 - 07:27 wib
10 August 2023 - 13:09 wib
09 August 2023 - 11:28 wib