Persis tidak puas dengan hasil imbang. Mereka terus menekan pertahanan Persib dan mendapatkan hasilnya pada menit ke-45+1. Kembali, Sananta menjadi algojo bagi Maung Bandung dengan mencetak gol keduanya di laga ini. Ia menuntaskan umpan terobosan dari Moussa Sidibe dengan sontekan tenang di depan gawang.
Di babak kedua, Persib berusaha bangkit dan mencari gol penyama. Mereka menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen. Namun, mereka gagal menembus rapatnya pertahanan Persis yang bermain disiplin.
Peluang terbaik Persib datang pada menit ke-72, ketika Ezra Walian melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola masih bisa ditepis oleh kiper Persis, Diky Indriyana. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 untuk kemenangan Persis tetap bertahan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku kecewa dengan hasil ini. Ia menilai timnya kehilangan fokus setelah mencetak gol pertama. Ia juga mengkritik performa wasit yang dinilainya tidak adil.
“Kami kehilangan fokus setelah cetak gol dan itu membuat kami kebobolan dua gol cepat. Saya juga tidak puas dengan wasit yang memberikan banyak kartu kuning kepada pemain kami. Saya rasa itu tidak fair,” ujar Hodak.
Akibat kekalahan ini, Persib turun ke peringkat 16 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan enam poin dari tujuh pertandingan. Mereka berada di zona degradasi dan terancam sanksi denda Rp 50 juta dari Komisi Disiplin PSSI karena mendapatkan lima kartu kuning dalam satu laga.
Sementara itu, Persis naik ke peringkat 11 dengan koleksi sembilan poin dari tujuh laga. Mereka berhasil meraih kemenangan perdana di kandang sendiri setelah sebelumnya hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan. Mediana.id