Mediana.id - Chelsea kembali menelan kekalahan memalukan di Liga Inggris. Kali ini, The Blues harus mengakui keunggulan Wolverhampton dengan skor 2-4 di Stadion Stamford Bridge pada Minggu, 4 Februari 2024. Kekalahan ini membuat posisi Chelsea semakin terpuruk di klasemen sementara.
Chelsea sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka berhasil unggul lebih dulu lewat gol Cole Palmer di menit ke-19. Namun, Wolves tidak tinggal diam. Mereka bisa menyamakan kedudukan hanya tiga menit kemudian lewat gol Matheus Cunha. Wolves bahkan berbalik unggul menjelang turun minum, setelah Axel Disasi mencetak gol bunuh diri di menit ke-43.
Di babak kedua, Chelsea mencoba bangkit dan menekan Wolves. Namun, mereka justru kembali kebobolan dua gol lagi dari Cunha, yang melengkapi hat-trick-nya di menit ke-63 dan 82. Chelsea hanya bisa memperkecil ketinggalan lewat gol Thiago Silva di menit ke-86. Namun, itu sudah terlambat. Wolves berhasil membawa pulang tiga poin dari kandang Chelsea.
Apa yang menjadi penyebab kekalahan Chelsea? Berikut adalah beberapa faktor yang bisa menganalisa kekalahan The Blues:
- Kurangnya kreativitas dan efektivitas di lini serang. Chelsea memiliki banyak pemain bintang di lini depan, seperti Raheem Sterling, Christopher Nkunku, dan Cole Palmer. Namun, mereka tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya. Mereka hanya mampu melepaskan enam tembakan on target dari 21 percobaan. Mereka juga sering gagal memanfaatkan peluang yang ada. Wolves, di sisi lain, lebih efisien. Mereka bisa mencetak empat gol dari tujuh tembakan on target. Cunha menjadi bintang lapangan dengan mencetak tiga gol dari empat tembakan.
- Ketidakstabilan di lini belakang. Chelsea juga memiliki masalah di lini pertahanan. Mereka sering kehilangan konsentrasi dan kewaspadaan. Mereka juga tidak bisa mengantisipasi serangan balik Wolves. Mereka kebobolan dua gol dari situasi bola mati. Mereka juga mencetak gol bunuh diri yang merugikan tim. Para bek Chelsea, seperti Malo Gusto, Axel Disasi, dan Ben Chilwell, tampil buruk. Mereka sering kecolongan dan membuat kesalahan fatal. Wolves, sebaliknya, tampil lebih solid dan disiplin. Mereka bisa meminimalisir serangan Chelsea dan memanfaatkan celah yang ada.
- Kurangnya motivasi dan mentalitas juara. Chelsea tampak kehilangan semangat dan kepercayaan diri. Mereka tidak bisa bangkit setelah tertinggal. Mereka juga tidak bisa menunjukkan mentalitas juara yang dibutuhkan untuk bersaing di Liga Inggris. Mereka terlihat frustrasi dan putus asa. Wolves, sejauh ini, menunjukkan motivasi dan mentalitas yang lebih baik. Mereka tidak gentar menghadapi Chelsea. Mereka juga tidak menyerah meski tertinggal lebih dulu. Mereka bisa membalikkan keadaan dan meraih kemenangan besar.
Itulah beberapa faktor yang bisa menganalisa kekalahan Chelsea vs Wolverhampton. Kekalahan ini membuat Chelsea turun ke posisi ke-11 dengan 31 poin. Wolves, di sisi lain, naik ke posisi ke-10 dengan 32 poin. Chelsea harus segera memperbaiki performa dan mentalitas mereka jika tidak ingin terus terpuruk. Wolves, di sisi lain, bisa menjadikan kemenangan ini sebagai modal untuk terus berprestasi.
