SIAPBELAJAR.COM - Starbucks dilaporkan sedang menjajaki potensi penjualan bisnisnya di Inggris karena menghadapi persaingan yang semakin ketat dan kebiasaan pelanggan yang berubah.
Meski begitu, laporan media mengatakan bahwa proses penjualan formalnya belum dimulai. Rantai kopi terbesar di dunia ini dirundung kemalangan karena adanya tindakan lockdown di seluruh dunia.
Pada bulan Mei 2022, perusahaan mengatakan bahwa mereka akan memikirkan untuk fokus pada peningkatan bisnis inti di Amerika Serikat.
Evaluasi
Dalam laporan media, perusahaan
mengatakan bahwa mereka akan terus mengevaluasi opsi strategis untuk operasi
internasional milik perusahaan.
Mereka juga mengatakan bahwa perusahaannya telah mengambil penasihat Houlihan Lokey untuk mengeksplorasi opsi yang memungkinkan untuk bisnis mereka.
Persaingan
Seperti banyaknya industri makanan dan minuman yang dibawa pulang, Starbucks terpukul keras oleh langkah-langkah yang dilakukan untuk memperlambat penyebaran Covid-19.
Baca juga: Jakarta International Stadium Diresmikan 24 Juli Mendatang
Seiring dengan para
pesaingnya, Starbucks juga menghadapi kenaikan biaya serta harus beradaptasi
dengan kebiasaan pelanggan yang berubah karena banyak orang yang beralih ke
pekerjaan hybrid dari rumah.
Perusahaan juga menghadapi peningkatan persaingan di Inggris dari rantai kopi saingan termasuk Costa, Pret A Manger dan Tim Hortons.
Starbucks mengawasi
sekitar 1.000 gerai di Inggris, di mana sekitar 70% adalah waralaba sementara yang
sisanya dimiliki oleh perusahaan.
Kelompok tersebut saat ini sedang dalam proses pencarian kepala eksekutif permanen yang baru sementara mantan kepala eksekutif Howard Schultz mengambil alih peran tersebut untuk sementara waktu.
Meninggalkan Rusia
Pada bulan Mei,
Starbucks mengatakan akan meninggalkan Rusia setelah 15 tahun di negara itu
karena perang di Ukraina.
Perusahaan mengatakan
bahwa mereka akan mundur sepenuhnya dari pasar Rusia, setelah menangguhkan
perdagangan di sana pada bulan Maret.
Starbucks memasuki
Rusia pada tahun 2007 dan telah berkembang menjadi 130 kedai kopi, yang
dimiliki dan dioperasikan oleh pemegang lisensi.
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib