TOSS! Melangkah Bersama Turunkan Angka Stunting

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Keluarga
1658293392023_1658293405

TOSS merupakan program lanjutan setelah BPS dalam rangka mengobati serta mencegah timbulnya kasus stunting

SIAPBELAJAR.COM – Pemerintah Kabupaten Garut punya cara dalam menurunkan angka stunting, yaitu melalui TOSS atau Temukan, Obati, Sayangi balita Stunting.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, daerah yang dipimpinnya saat ini mengalami angka kemiskinan yang disebabkan pandemi COVID-19. Angkanya mencapai di 10,6%. Tingginya angka kemiskinan itu di antaranya berpengaruh terhadap kasus stunting.

Semua potensi yang berhubungan dengan keuangan daerah difokuskan untuk menangani masalah stunting. Ia mengatakan, pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp6 Miliar dari BTT (Belanja Tak Terduga) untuk penanganan stunting.

“Saya adalah bupati di Jawa Barat satu-satunya yang mempunyai pemikiran anggaran yang pro terhadap kemiskinan dan stunting. Saya berbicara di forum Jawa Barat bahwa hanya Garut yang berani menggeserkan dana BTT (Belanja Tak Terduga) untuk kepentingan pengobatan, pengobatan harus dilakukan oleh negara,” tuturnya dalam Kick Off Program TOSS, di Lapangan Setda Garut, Senin (18/7).

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Semua Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Cibubur 

Diharapkan Partisipasi Banyak Pihak Termasuk Agnia

Dalam kesempatan itu, Rudy mengajak para Aparatur Sipil Negara beserta stakeholder lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam program TOSS, khususnya program sayangi yang nantinya akan dilakukan. Ia menegaskan, ini merupakan komitmen dari Pemdakab Garut untuk menyelesaikan masalah stunting berdasarkan PP Nomor 72 Tahun 2021.

“Tentu hari ini kita juga ingin mau memberikan aspek-aspek kemanusiaan seperti itu nanti forum Garut sehat, pengusaha – pengusaha, APBD, ada kalangan-kalangan Agnia lainnya, pengusaha-pengusaha restoran apapun bersatu padu selesaikan yang 8 ribu orang by name by address nanti kita buat administrasinya secara baik,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Maskut Farid, menyampaikan, saat ini kondisi stunting di Kabupaten Garut berada di angka 15,6% berdasarkan data penimbangan dan pengukuran balita yang dilaksanakan Bulan Penimbangan Stunting (BPS) pada Juni lalu.

Persoalan Banyak sektor

Ia menuturkan, TOSS merupakan program lanjutan setelah BPS dalam rangka mengobati balita stunting serta mencegah timbulnya kasus stunting baru di Kabupaten Garut. “Program - program ini minimal ada 4 kegiatan dari mulai PMT (Pemberian Makanan Tambahan), kemudian juga lingkungan, kemudian juga Layanan kesehatan terutama untuk bumil, bulin dan nifas kita perbaiki dan juga masalah - masalah dengan penyakit balita dan juga penyakit penyertanya keluarganya,” ujarnya.

dr. Maskud memaparkan, rangkaian dari program TOSS ini sudah mulai dilakukan terutama pada program Temukan dan Obatin. Ia menyampaikan, Program “Obatin” ini akan berlangsung selama 6 bulan sampai pada bulan Desember nanti, dilanjutkan dengan launching Program “Sayangin” 2 – 3 bulan berikutnya.

Ia menjelaskan, stunting merupakan permasalahan yang tidak mudah karena menyangkut beberapa sektor mulai dari lingkungan, ekonomi, pendidikan dan lainnya, tidak seperti penyakit biasa yang diobati kemudian sembuh. Maka dari itu, ia berharap angka stunting di Kabupaten Garut dapat berangsur menurun berada dibawah rata-rata nasional, yaitu 14%. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690856751811_1690856961

Share and Care

Mitos dan Fakta Seputar Sunscreen

Mediana.id - Sunscreen adalah produk perawatan kulit yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, seperti kemerahan, flek hitam, ke
1660062512683_1660062570

Trending

Anggota Komisi IX DPR RI Turun Gunung Turunkan Stunting di Kota Tasikmalaya

SIAPBELAJAR.COM - Dalam rangka penuntasan Stunting di Kota Tasikmalaya BKKBN bersama anggota Komisi lX pada hari selasa kemarin (9/8/2022) menggelar sosialisasi dengan masyarakat bertempat di rumah ma
1658927743326_1658927781

Trending

Uu Ruzhanul Ulum: Peran Bapak Penting Turunkan Potensi Stunting

SIAPBELAJAR.COM - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan. Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting memiliki potensi besar dalam menurunkan stunting melalui intervensi spesifik, yaitu pola asuh.
1658293392023_1658293405

Keluarga

TOSS! Melangkah Bersama Turunkan Angka Stunting

SIAPBELAJAR.COM – Pemerintah Kabupaten Garut punya cara dalam menurunkan angka stunting, yaitu melalui TOSS atau Temukan, Obati, Sayangi balita Stunting.Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, dae
1657273787276_1657273804

Trending

Cegah Stunting pada Pertumbuhan Anak

SIAPBELAJAR.COM - Dalam rangka memperingati hari keluarga Nasional (Harganas) ke-29 di medan. BKKBN menggusung acara dengan tema 'Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting'. Presiden Joko Widodo