3 Negara Pindah Federasi Sepak Bola, Indonesia?

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Seniraga
1658397883394_1658397912

Pemain muda Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Indonesia memberikan sinyal peluang keluar dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) setelah menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF).

Jika Indonesia benar-benar merealisasikan niat itu, maka Skuad Garuda Muda harus siap mengucapkan selamat tinggal kepada Piala AFF, turnamen paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara. Indonesia kemungkinan bakal menjadi kontestan di turnamen federasi lain dalam hal ini EAFF.

Federasi sepak bola sub-konfederasi merupakan badan yang menaungi asosiasi sepak bola negara-negara di bawah konfederasi benua.

Tiga Negara yang pindah pederasi, diantaranya :

1. Afghanistan

Federasi Sepak Bola Afghanistan (AFF) sudah terbentuk sejak 1922. Namun mereka baru menjadi anggota FIFA pada 1948 dan bergabung ke AFC pada 1954.

Afghanistan terdaftar menjadi anggota Federasi Sepak Bola Asia Selatan (SAFF) pada 2005. Namun mereka menyatakan keluar karena bergabung ke Federasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFF) pada 2015 hingga saat ini.

Baca juga: 7 Hal Unik yang Dapat Pengaruhi Kinerja Otak

Langkah tersebut membuat Afghanistan berhadapan tim yang lebih kompetitif seperti Iran dan Uzbekistan yang masuk 100 besar peringkat FIFA. Sebelumnya Afghanistan bersaing dengan India dan Pakistan.

2. Iran

Federasi Sepak Bola Iran (FFIF) terbentuk sejak 1920. Mereka terdaftar sebagai bagian dari FIFA pada 1948 dan bergabung dengan AFC pada 1954.

Iran bersama Irak, Yordania, Lebanon, dan Suriah membentuk sub-konfederasi sepak bola Asia Barat (WAFF). Namun mereka keluar dari WAFF lalu bergabung dengan Federasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFF) pada 2015 hingga saat ini.

Keputusan Iran keluar dari WAFF tak lepas dari gesekan politik dengan Arab Saudi. Hal itu membuat Iran memilih membentuk kubu baru di CAFF.

3. Mauritania

Federasi Sepak Bola Mauritania (FFRIM) dibentuk sejak 1961. Mereka kemudian terafiliasi dengan FIFA sembilan tahun kemudian pada 1970.

FFRIM bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) pada 1974 dan menjadi anggota sub-konfederasi Afrika Barat (WAFF) pada 1975.

Meski negara mereka terletak di Afrika Barat, Mauritania bergabung dengan Asosiasi Sepak Bola Persatuan Arab (UAFA) pada 1989 yang didominasi negara-negara Asia. Meski begitu, Mauritania tidak melepas keanggotaan di WAFF sampai saat ini.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1664947816513_1664947822

Seniraga

Imbas Tragedi Kanjuruhan, Arema Disanksi Rp250 Juta

Siap Belajar – Komite Disiplin PSSI memberikan sejumlah hukuman untuk tim Arema FC akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10) malam. PSSI langsung membentuk
1661909367485_1661909436

Seniraga

PSSI Pastikan Piala Indonesia 2022-2023 Digelar

SIAPBELAJAR.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memastikan bahwa turnamen sepak bola nasional Piala Indonesia 2022-2023 siap bergulir. Menurut Mochamad Iriawan, Piala Indonesia 2022-23 dipastik
1661908086097_1661908107

Seniraga

Jokowi Resmi Luncurkan Papua Football Academy

SIAPBELAJAR.COM -  Presiden Joko Widodo berharap, Papua Football Academy yang baru diluncurkan dapat mencetak legenda-legenda sepak bola dari tanah Papua. Ia menyebutkan, selama ini Papua telah m
1659501561707_1659501571

Seniraga

Lawan Singapura, Tim U-16 Indonesia Siap Serang

SIAPBELAJAR.COM – Tim U-16 Indonesia bakal melawan Singapura dalam lanjutan piala AFF yang akan dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (3/8), pukul 20.00 WIB. Kendati menang telak saat
1659320663874_1659320688

Seniraga

Kualitas Rumput Stadion SSA Dikeluhkan Timnas Vietnam

SIAPBELAJAR.COM - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menanggapi keluhan timnas Vietnam U-16 soal kualitas rumput lapangan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul sebagai salah satu venue Piala AFF U-16 2022.I