SMKN 5 Malang Rancang Motor Gede Listrik dari Kayu

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1659154179576_1659154192

SMK harus mencetak SDM unggul yang memiliki sifat-sifat kreatif, inovatif, melek teknologi, dan terampil

SIAPBELAJAR.COM – Ada banyak hal menarik dalam gelaran Mahakarya Vokasi, “Vokasiland: Road to Harteknas 2022”, di Grand City Mall, Surabaya, Jawa Timur (29/7). Salah satunya adalah motor gede (moge) bertenaga listrik yang terbuat dari kayu.

Moge yang dirancang dengan tema vintage kekinian itu merupakan hasil kolaborasi jurusan-jurusan yang ada di SMKN 5 Malang, Jawa Timur. Misalnya, jurusan kriya kayu untuk ukiran pada bodi moge, serta desain dari ukiran yang dirancang oleh siswa jurusan animasi.

Kepala SMKN 5 Malang, Cone Kustarto Arifin, mengatakan, pihaknya ingin para lulusannya memiliki karakter yang inovatif dan kreatif, sehingga bisa mengambil peluang dari sektor industri kreatif yang akan terus bertumbuh di Indonesia.

"Saya hanya mengacu pada kompetensi abad ke-21, salah satunya sudah tidak zamannya lagi kerja sendiri. Akan tetapi, harus kerja sama. Pasalnya,  dengan kolaborasi akan muncul spesies atau produk baru yang mungkin belum muncul di tempat lain,” tandasnya.

Radio Vintage

Selain moge listrik vintage, SMKN 5 Malang juga membawa produk kriya lain berupa kotak musik dari kayu, dan radio vintage yang unik dan menyita banyak perhatian dari para pengunjung. Radio vintage yang memiliki banyak fungsi, termasuk untuk karaoke, ini juga merupakan kolaborasi antarjurusan. Karena keunikannya, pengunjung pameran bahkan langsung memesan radio vintage tersebut.

Sejak memimpin SMKN 5 Malang pada September lalu, Cone memang langsung tancap gas. Apalagi, pamor SMKN 5 Malang sebagai salah satu sekolah seni kriya di Malang sempat redup.

“Dulu sempat jaya, tetapi kemudian redup. Ya, mungkin karena anak muda mulai jarang yang ingin menekuni dunia ukir-ukiran,” kata Cone.

Bersama para guru, Cone kemudian membentuk tim pengembang untuk menganalisis dan memperbaharui visi dan misi sekolah yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini.

“Menurut saya, sebuah keniscayaan bagi SMK saat ini untuk mencetak generasi terbaik dengan kualitas SDM yang unggul yang memiliki sifat-sifat kreatif, inovatif, melek teknologi, dan terampil. Makanya, SMK harus berinovasi, berkolaborasi, kreatif, dan tidak lupa berkolaborasi terkoneksi dengan berbagai pihak,” terang Cone. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1664868760158_1664868774

Ekonomi

Kartu Prakerja Dilanjut, Anggaran Ditambah Rp5 Triliun

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah akan melanjutkan program Kartu Prakerja di tahun 2023. Program tersebut bakal lebih difokuskan pada bantuan peningkatan skill dan produktivitas angkatan kerja
1662103278104_1662103558

Saintek

Inovasi Teknologi Solar Home System

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Politeknik Negeri Cilacap (PNC) berhasil menciptakan inovasi Teknologi Solar Home System pada program PFSains 2022 yang diadakan oleh Pertamina Foundation, Rabu (31/8/20
1660266419156_1660266457

Saintek

Moge Kayu Tenaga Listrik Karya SMK Tampil di Hakteknas

SIAPBELAJAR.COM - Menyiapkan tenaga kerja yang kompetitif dan mendorong kemajuan teknologi untuk pendidikan merupakan salah satu fokus Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendi
1660230166302_1660230420

Keluarga

Makanan Peningkat Mood Booster

SIAPBELAJAR.COM - Saat bad mood melanda, sebagian orang cenderung mengonsumsi makanan tidak sehat, seperti keripik kentang, permen dan makanan manis, serta minuman beralkohol.Mengonsumsi makanan tidak
1659702067752_1659704153

Saintek

20 Jurusan SMK yang Siap Kerja

SIAPBELAJAR.COM - Bagi kalian yang setelah lulus sekolah mau langsung kerja, masuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa menjadi pilihan tepat. 20 jurusan yang banyak diminati di SMK ini bisa menjadi p