Penyebab Sudah Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

Wildan Nugraha

Kontributor : Wildan Nugraha
Editor : A. Fateeh

0

0

Share and Care
1690509825517_1690509834

Penyebab Sudah Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

Mediana.id - Banyak orang yang berusaha menurunkan berat badan dengan mengurangi porsi makan atau menghindari makanan tertentu. Namun, ada juga orang yang mengeluhkan sulit menambah berat badan meski sudah makan banyak. Apa sebenarnya penyebabnya?

Makan banyak tapi tetap kurus bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari genetik, aktivitas fisik, hingga kondisi kesehatan tertentu. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:

Faktor Genetik dan Keturunan

Faktor genetik atau keturunan dapat mempengaruhi metabolisme tubuh seseorang. Metabolisme adalah proses pembakaran kalori di dalam tubuh untuk menghasilkan energi. Orang yang memiliki metabolisme cepat cenderung membakar kalori lebih banyak daripada orang yang memiliki metabolisme lambat.

Hal ini menyebabkan orang yang memiliki metabolisme cepat tetap kurus meski sudah makan banyak, karena kalori yang masuk ke tubuh tidak cukup untuk disimpan sebagai lemak. Sebaliknya, orang yang memiliki metabolisme lambat cenderung gemuk meski makan sedikit, karena kalori yang masuk ke tubuh lebih banyak daripada yang dibakar.

Sering Beraktivitas Fisik

Aktivitas fisik juga dapat mempengaruhi berat badan seseorang. Saat melakukan aktivitas fisik, tubuh membakar kalori lebih banyak daripada saat istirahat. Jika aktivitas fisik yang dilakukan berlebihan, misalnya berolahraga terlalu berat atau terlalu sering, tubuh akan kekurangan kalori.

Jika jumlah kalori yang dibakar lebih besar daripada jumlah kalori yang masuk dari makanan, tubuh akan menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Hal ini menyebabkan berat badan turun dan tubuh menjadi kurus.

Gaya Hidup Kurang Sehat

Gaya hidup yang kurang sehat juga dapat menjadi penyebab makan banyak tapi tetap kurus. Beberapa contoh gaya hidup yang kurang sehat adalah:

  • Makan tidak teratur atau melewatkan waktu makan
  • Makan dengan porsi kecil atau tidak seimbang
  • Makan makanan tinggi kalori tapi rendah nutrisi, seperti junk food atau makanan instan
  • Merokok, minum alkohol, atau menggunakan obat-obatan terlarang
  • Mengalami stres berkepanjangan

Gaya hidup yang kurang sehat dapat mengganggu keseimbangan hormon, sistem pencernaan, dan sistem imun tubuh. Hal ini dapat menyebabkan malnutrisi, yaitu kekurangan zat gizi tertentu, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, atau mineral.

Malnutrisi dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah, mudah sakit, dan sulit menambah berat badan.

Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid lebih banyak daripada normal. Hormon tiroid berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Jika hormon tiroid terlalu banyak, metabolisme tubuh akan meningkat dan membakar kalori lebih cepat.

Orang yang menderita hipertiroidisme biasanya memiliki gejala seperti:

  • Berat badan turun drastis meski nafsu makan meningkat
  • Jantung berdebar-debar
  • Berkeringat berlebihan
  • Mudah gelisah dan cemas
  • Mata menonjol
  • Rambut rontok

Hipertiroidisme dapat diobati dengan obat-obatan, terapi radioaktif iodin, atau operasi pengangkatan kelenjar tiroid.

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah kondisi di mana pankreas tidak dapat memproduksi insulin, hormon yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah. Tanpa insulin, gula darah tidak dapat masuk ke sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Akibatnya, gula darah menumpuk di dalam darah dan menyebabkan berbagai komplikasi.

Orang yang menderita diabetes tipe 1 biasanya memiliki gejala seperti:

  • Berat badan turun meski nafsu makan meningkat
  • Haus berlebihan
  • Sering buang air kecil
  • Lemas dan mudah lelah
  • Luka sulit sembuh
  • Penglihatan kabur

Diabetes tipe 1 dapat diobati dengan suntikan insulin, pengaturan pola makan, dan pengawasan kadar gula darah secara rutin.

Gangguan Pencernaa

Gangguan pencernaan adalah kondisi di mana sistem pencernaan tidak dapat berfungsi dengan baik. Beberapa contoh gangguan pencernaan adalah:

  • Penyakit celiac, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat mencerna gluten, protein yang terdapat pada gandum, barley, dan rye.
  • Penyakit Crohn, yaitu kondisi di mana terjadi peradangan kronis pada saluran pencernaan, terutama usus halus dan usus besar.
  • Sindrom iritasi usus besar (IBS), yaitu kondisi di mana terjadi gangguan pada gerakan usus yang menyebabkan gejala seperti kram perut, diare, sembelit, atau perut kembung.

Gangguan pencernaan dapat mengganggu penyerapan nutrisi dari makanan. Hal ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan zat gizi dan berat badan turun.

Stres dan Gangguan Psikis

Stres dan gangguan psikologis lainnya juga dapat mempengaruhi berat badan seseorang. Beberapa contoh gangguan psikologis yang berkaitan dengan berat badan adalah:

  • Depresi, yaitu kondisi di mana seseorang mengalami perasaan sedih, putus asa, atau tidak berharga yang berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Anoreksia nervosa, yaitu kondisi di mana seseorang memiliki ketakutan berlebihan akan kegemukan dan melakukan upaya ekstrem untuk menurunkan berat badan, seperti puasa, muntah paksa, atau olahraga berlebihan.
  • Bulimia nervosa, yaitu kondisi di mana seseorang memiliki perilaku makan berlebihan (binge eating) yang diikuti dengan upaya untuk mengeluarkan makanan dari tubuh (purging), seperti muntah paksa, minum obat pencahar, atau olahraga berlebihan.

Stres dan gangguan psikologis lainnya dapat memengaruhi hormon, nafsu makan, pola makan, dan metabolisme tubuh. Hal ini dapat menyebabkan berat badan turun atau naik secara tidak sehat.

tulah beberapa penyebab makan banyak tapi tetap kurus yang mungkin Anda alami. Jika Anda merasa berat badan Anda terlalu rendah dan ingin menambahnya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi Anda.

Selain itu, perhatikan juga pola makan, aktivitas fisik, dan kesehatan mental Anda. Usahakan untuk makan dengan porsi dan waktu yang teratur, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga secara wajar, serta mengelola stres dengan baik.

Mediana.id

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690509825517_1690509834

Share and Care

Penyebab Sudah Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

Mediana.id - Banyak orang yang berusaha menurunkan berat badan dengan mengurangi porsi makan atau menghindari makanan tertentu. Namun, ada juga orang yang mengeluhkan sulit menambah berat badan meski
1690964486294_1690963946

Share and Care

Pentingnya Meminum Air Putih

Mediana.id - Minum air putih adalah salah satu kebiasaan sehat yang perlu dilakukan oleh setiap orang. Air putih memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari mencegah dehidrasi, menjaga ke
1690857527448_1690856965

Share and Care

manfaat infused water

Mediana.id - Infused water adalah minuman yang terbuat dari air putih yang dicampur dengan buah-buahan, sayuran, herbal, atau rempah-rempah. Minuman ini memiliki rasa yang segar dan menyenangkan, sert
Manfaat Sarapan_1690368157

Share and Care

7 Manfaat Sarapan Pagi yang Mungkin Anda Belum Tahu

Mediana.id - Sarapan pagi adalah salah satu kebiasaan sehat yang sering diabaikan oleh banyak orang. Padahal, sarapan pagi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan pikiran Anda. Berikut adalah
Indonesia Peringkat Kedua TBC Dunia_1689807227

Share and Care

Indonesia Masih Jadi Negara dengan Kasus TBC Terbanyak Kedua di Dunia

Mediana.id - Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menginfeksi organ tubuh lai