Terkait Banjir, Kedubes Pakistan Minta Bantuan Warganya di Indonesia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1662210576911_1662210592

Pakistan Banjir, Kedubes Minta Bantuan Warga Negaranya di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta buka suara terkait banjir yang terjadi di sepertiga wilayah negara tersebut. Banjir Pakistan telah menyebabkan lebih dari 1.000 orang meninggal dan hampir setengah juta bangunan rusak

Duta besar Pakistan untuk Indonesia, Mohammad Hasan, mengatakan, pemerintah Pakistan telah mengumumkan kondisi darurat nasional. Pemerintah federal, pemerintah provinsi, administrasi sipil, dan angkatan bersenjata sedang melakukan respons kemanusiaan terkoordinasi di daerah yang paling terkena dampak banjir.

"Namun kondisi bencana yang tidak pernah terjadi sebelumnya, membuat masih banyak dibutuhkan bantuan," ujar Hasan dalam pernyataan resmi, Sabtu (3/9).

Untuk membantu kontributor individu dan organisasi masyarakat sipil yang ingin memberikan bantuan, Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia di Jakarta telah membentuk Food Relief Coordination Unit (FRCU) yang akan beroperasi selama 24 jam dalam 7 hari.

"Saya memohon kepada Anda, sebagai orang Pakistan, warga negara Indonesia asal Pakistan, dan teman Pakistan untuk bergandengan tangan dengan Pemerintah Pakistan dalam membantu mereka yang membutuhkan ," ujar Hasan.

Sebelumnya, citra satelit menunjukkan banjir parah di Pakistan menyebabkan beberapa bagian Provinsi Sindh menjadi danau seluas 100 kilometer persegi.

Dalam gambar yang diambil sensor satelit NASA, MODIS, pada 28 Agustus, tampak hujan lebat dan Sungai Indus yang meluap telah menenggelamkan sejumlah wilayah di Provinsi Sindh.

Citra satelit menunjukkan banjir parah di Pakistan menyebabkan beberapa bagian Provinsi Sindh menjadi danau seluas 100 kilometer persegi.

Dalam gambar yang diambil sensor satelit NASA, MODIS, pada 28 Agustus, tampak hujan lebat dan Sungai Indus yang meluap telah menenggelamkan sejumlah wilayah di Provinsi Sindh.

Luapan sungai dan hujan lebat di daerah itu membanjiri ladang pertanian seluas 100 km menjadi danau raksasa. Salah satu faktor penyebab banjir di Pakistan kini adalah hujan deras.

Di Provinsi Sindh dan Balochistan, curah hujan terjadi 500 persen lebih besar ketimbang rata-rata. Akibat fenomena ini, kedua provinsi itu dilanda banjir yang menenggelamkan pedesaan dan ladang pertanian di sana.

Menteri Perubahan Iklim Pakistan, Sherry Rehman bahkan sempat menyampaikan sejumlah wilayah negaranya terlihat seperti "lautan kecil," Minggu (28/8).

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1699259146853_1699259169

Religi

Tiga Musibah yang Menimpa Umat yang Menjauhi Ulama

Mediana.id -  Ulama adalah pewaris para nabi dan lampu-lampu di bumi. Mereka adalah orang-orang yang memiliki ilmu yang bermanfaat, amal yang saleh, dan akhlak yang mulia. Mereka adalah orang-ora
1690945625103_1690945652

Saintek

Peluncuran Teleskop James Webb: Misi untuk Mengungkap Rahasia Semesta

Mediana.id - Teleskop James Webb (JWST) adalah teleskop luar angkasa terbesar dan termahal yang pernah dibuat oleh manusia. Teleskop ini merupakan proyek kerjasama antara NASA, ESA, dan Badan Antariks
1663646730869_1663646736

Trending

Topan Nanmadol Melanda Jepang

SIAPBELAJAR.COM - Petugas penyelamat di Jepang telah memperingatkan tanah longsor dan banjir sebagai salah satu badai terbesar dalam beberapa dekade terakhir yang melanda Jepang.Topan Nanmadol telah
1663049276098_1663049282

Saintek

Pelajar Pakistan Kembali Diizinkan Memasuki China

SIAPBELAJAR.COM - Di bawah kebijakan visa baru yang berlaku mulai 24 Agustus, China telah mulai menerima siswa dari Pakistan. Namun pihaknya mengharuskan mereka untuk mematuhi persyaratan karantina
1662480547687_1662480577

Saintek

Mahasiswa Universitas Brawijaya Rancang Rumah Pendidikan Anti Banjir

SIAPBELAJAR.COM- Terjadinya banjir tak jarang membuat aktivitas pembelajaran terhenti. Hal ini menjadi permasalahan tersendiri di dunia pendidikan.Demi mengatasinya, tiga mahasiswa Universitas Brawija