SIAPBELAJAR.COM - Eurostat, kantor statistik Uni Eropa mengungkapkan
bahwa sekitar 73% anak muda di Uni Eropa yang berusia antara 15 hingga 29 tahun
berada di luar angkatan kerja pada tahun 2021. Hal tersebut berarti bahwa
mereka tidak diklasifikasikan sebagai pekerja atau pengangguran.
Pada tahun lalu, hanya
23% siswa Uni Eropa dalam kelompok usia (15-29 tahun) yang mengikuti pendidikan
formal dan bekerja pada waktu yang sama, sementara 3% lainnya tersedia untuk
bekerja dan mencari pekerjaan.
Menurut data, Belanda
memiliki jumlah siswa dan magang tertinggi antara usia 15 dan 29 tahun yang
bekerja sambil mengikuti pendidikan. Sekitar 70% siswa Belanda bekerja dan
belajar pada tahun 2021. Pada saat yang sama, Denmark memiliki 49% siswa yang
bekerja sambil belajar dan Jerman memiliki 42%.
Di sisi lain, bagian
pekerjaan terendah tercatat di kalangan pelajar dan pekerja magang dari
Rumania, dengan hanya 2% anak muda yang bekerja saat masih menempuh pendidikan,
diikuti oleh Slovakia dengan 4% serta Hungaria dan Bulgaria masing-masing
sebesar 5%.
“Porsi tertinggi siswa dan pemagang berusia 15-29 tahun yang menganggur (artinya mereka sedang mencari pekerjaan dan tersedia untuk mulai bekerja sambil belajar) tercatat di Swedia (14%), diikuti oleh Finlandia (9%) dan Belanda (7%). Di sisi lain, kurang dari 1% siswa dan pekerja magang dalam kelompok usia tersebut menganggur di Ceko, Rumania, Hongaria dan Kroasia,” catat Eurostat.
Jumlah Partisipasi dalam Bidang Pendidikan Formal
Hal yang sama juga menjelaskan bahwa perempuan melebihi jumlah laki-laki dalam hal partisipasi dalam pendidikan formal, terutama mereka yang berusia 20 hingga 24 tahun. Data menunjukkan bahwa sebanyak 54% perempuan mengikuti pendidikan formal pada tahun 2021, dibandingkan dengan laki-laki yang hanya 45%.
Sekitar 39% pria yang berusia
antara 20 dan 24 tahun bekerja tetapi tidak mengenyam pendidikan, sementara 34%
wanita dalam kelompok ini sedang belajar tetapi diklasifikasikan sebagai di
luar angkatan kerja.
Per orang yang berusia
antara 25 dan 29 tahun, lebih banyak laki-laki yang bekerja tetapi tidak
belajar (70%), sedangkan bagian perempuan adalah sebanyak 62%.
“Sebagai kemungkinan
lain, lebih banyak wanita daripada pria yang berusia antara 25-29 yang tidak
mengenyam pendidikan dan di luar angkatan kerja (16% dibandingkan dengan 7%),”
jelas Eurostat.
Jumlah Populasi Uni Eropa yang Menyelesaikan
Pendidikan Tinggi
Pada awal tahun ini, Eurostat mengeluarkan rilis media yang
menyatakan bahwa sebanyak 41% populasi Uni Eropa dalam kelompok usia 25-34
tahun telah menyelesaikan pendidikan tinggi pada tahun lalu.
Kemudian, persentase
perempuan dalam kelompok usia 25-34 tahun yang menyelesaikan pendidikan tinggi berada
pada urutan yang lebih tinggi, dengan 47% perempuan bergelar pendidikan tinggi
pada tahun 2021 dibandingkan dengan laki-laki hanya sebanyak 36% saja.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib