SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joe Biden telah
menyatakan bahwa pandemi di Amerika Serikat telah berakhir, meskipun jumlah
orang Amerika yang meninggal karena Covid terus meningkat.
“Kami masih melakukan banyak pekerjaan untuk itu.
Tetapi pandemi sudah berakhir” kata Biden dalam sebuah wawancara.
Statistik menunjukkan bahwa rata-rata lebih dari 400
orang Amerika meninggal akibat virus setiap harinya.
Pada pecan lalu, Kepala Organisasi Kesehatan Dunia
(WHO) mengatakan bahwa akhir pandemi sudah di depan mata.
Dalam sebuah wawancara dengan program CBS 60 Minutes yang ditayangkan pada
hari Minggu, Biden mengatakan bahwa situasinya membaik dengan cepat, meskipun
banyak hal yang sedang dilakukan untuk mengendalikan virus.
Meski begitu, para pejabat pemerintah mengatakan
kepada media Amerika Serikat pada hari Senin bahwa komentar itu tidak
menandakan perubahan kebijakan dan tidak ada rencana untuk mencabut darurat
kesehatan masyarakat Covid-19 yang sedang berlangsung.
Pada bulan Agustus, pejabat Amerika Serikat memperpanjang
keadaan darurat kesehatan masyarakat yang telah berlaku sejak Januari 2020,
hingga 13 Oktober. Hingga saat ini, lebih dari satu juta orang Amerika telah
meninggal karena Covid.
Data
Kematian Akibat Pandemi Covid-19 di Amerika Serikat
Data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan
bahwa rata-rata tujuh hari kematian saat ini mencapai lebih dari 400 orang,
dengan lebih dari 3.000 kematian dalam seminggu terakhir saja.
Sebagai perbandingan, pada Januari 2021 terdapat
lebih dari 23.000 orang dilaporkan meninggal karena virus selama rentang satu
minggu. Sekitar 65% dari total populasi Amerika Serikat dianggap telah
divaksinasi lengkap.
Mandat vaksin federal tertentu tetap berlaku di Amerika Serikat, termasuk pada petugas kesehatan, personel militer dan beberapa warga non-Amerika Serikat yang memasuki negara dengan pesawat.
Menuai
Kritik
Partai Republik terkemuka mengkritik pernyataan
presiden, dengan mantan Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo menyatakan bahwa saat
ini Biden mengatakan pandemi sudah berakhir, ketika dia menendang puluhan ribu
tentara yang sehat keluar dari militer dengan mandat vaksin Covid-nya.
Pejabat kesehatan masyarakat telah menyatakan
optimisme hati-hati dalam beberapa pekan terakhir bahwa dunia sedang menuju
pemulihan pandemi, namun mereka terus mendesak orang-orang untuk tetap berhati-hati.
Tingkat
Kematian Harian Tetap Sangat Tinggi
Pada hari Senin, Dr Anthony Fauci selaku Head of the National Institute of Allergy
and Infectious Diseases, mengakui bahwa saat ini situasinya telah membaik.
Namun dalam komentar yang dibuat di sebuah think tank Washington DC, dia mengatakan
bahwa tingkat kematian harian tetap sangat tinggi.
“Kita tidak berada di tempat yang kita butuhkan jika
kita ingin hidup dengan virus” kata Dr Fauci.
Dia juga mengingatkan bahwa varian baru Covid-19
masih bisa muncul, terutama di bulan-bulan musim dingin mendatang.
Vaksin
Baru untuk Varian Omicron
Baru-baru ini, Amerika Serikat mengesahkan vaksin
baru yang cocok dengan varian Omicron yang saat ini dominan di negara itu. Pejabat
kesehatan federal pun meminta orang Amerika untuk selalu memperbarui vaksin
mereka.
Kata
WHO
Pada pekan lalu, Direktur Jenderal WHO, Tedros
Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa dunia tidak pernah berada dalam posisi
yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi.
“Kami belum sampai di sana, tapi akhir pandemi sudah
di depan mata” kata dia.
Dampak
Pandemi Terhadap Ekonomi Amerika Serikat dan Jiwa Orang Amerika
Covid-19 juga terus berdampak signifikan terhadap
ekonomi Amerika Serikat. Biro Riset Ekonomi Nasional pun melaporkan pada pekan
lalu bahwa penyakit terkait Covid telah memangkas tenaga kerja Amerika Serikat
sekitar 500.000 orang.
Biden pun mengatakan bahwa dia percaya pandemi ini memiliki
dampak yang mendalam pada jiwa orang Amerika.
“Pandemi telah mengubah segalanya, sikap orang mengenai
diri mereka sendiri, keluarga mereka, mengenai negara bangsa, mengenai keadaan
komunitas mereka. Ini adalah masa yang sangat sulit. Sangat sulit” kata dia.
Lebih dari 6,5 juta orang telah meninggal di seluruh
dunia sejak awal pandemi. Amerika Serikat memiliki angka kematian tertinggi,
diikuti oleh India dan Brasil.
Trending
Saintek
Trending
Trending
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib