Sejumlah Aremania menggelar aksi menyikapi Tragedi Kanjuruhan, Malang Baca artikel CNN Indonesia
SIAPBELAJAR.COM - Kasus tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10) malam secara bertahap mulai diinvestigasi.
Kasus Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari seratus orang itu kini bahkan naik ke penyidikan.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya pada Senin (3/10) telah melakukan pemeriksaan terhadap 28 anggota Polri. Para personel tersebut diduga telah melanggar etik. Ia juga mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah polisi yang diperiksa akan bertambah.
"Dari hasil pemeriksaan Inspektorat Khusus, Irwasum Polri dan Biro Paminal, update yang perlu saya sampaikan malam hari ini, sudah melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri sebanyak 28 personel Polri. Ini pun masih dalam proses pemeriksaan," kata Dedi dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Senin (3/10).
Berikut sejumlah fakta terbaru dari Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya:
Pemerintah Bentuk TGIPF
Pemerintah pusat membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) guna menyelidiki Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari seratus suporter Arema FC atau Aremania.
Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan tim itu bertugas meminta Polri mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana. Tim yang terdiri dari pejabat pemerintahan, akademisi, pengamat, hingga mantan pesepakbola Indonesia itu dipimpin langsung Mahfud.
"Tugas jangka pendek meminta Polri dalam beberapa hari ke depan segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana. Kalau sudah dilakukan agar diumumkan pelaku pidana yang sudah memenuhi syarat agar ditindak. Dan, Polri melakukan evaluasi penyelenggaraan keamanan di daerah setempat," kata Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers usai rapat koordinasi di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (3/10).
Data Kementerian PPPA Ada 33 Anak Tewas
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat setidaknya ada 33 anak yang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan. Korban terdiri dari 8 anak perempuan dan 25 anak laki-laki.
"Tiga puluh tiga anak meninggal dunia (terdiri atas) delapan anak perempuan dan 25 anak laki-laki, dengan usia antara empat tahun sampai 17 tahun," kata Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA Nahar dikutip dari Antara, Selasa (4/10).
Menurut Nahar, jumlah tersebut merupakan bagian dari 125 korban meninggal dunia berdasarkan data Polri. Sementara untuk jumlah anak yang dirawat di rumah sakit masih terus dikonfirmasi.
"Kami masih terus melengkapi datanya," ujar dia.
Kapolres Malang Dicopot
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat buntut tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
"Kapolri memutuskan menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dimutasi sebagai Pamen SDM Polri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10).
Posisi Kapolres Malang nantinya akan dijabat AKBP Putu Kholis yang sebelumnya adalah Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
9 Komandan Brimob Dinonaktifkan
Sembilan anggota Brimob Polri dinonaktifkan buntut kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
"Kapolda Jatim menonaktifkan Danyon [komandan batalyon], Danki [komandan kompi], Danton [komandan pleton] Brimob sebanyak sembilan orang," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan resmi, Senin (3/10).
Sembilan polisi tersebut antara lain Komandan Batalyon AKBP Agus Waluyo, Komandan Kompi AKP Hasdadarmawan, Komandan Peleton Aiptu Solikin, Komandan Peleton Aiptu M Samsul, Komandan Peleton Aiptu Ari Dwinanto.
Kemudian Komandan Kompi AKP Untung Sudjadi, Komandan Kompi AKP Danang Sasongko P, Komandan Peleton AKP Nanang Pitrianto, dan Komandan Peleton Aiptu Budi Purnanto
Dedi mengatakan sembilan anggota Polri tersebut akan diperiksa juga oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta atau TGIPF yang dipimpin Mahfud MD.
Trending
Trending
Seniraga
Seniraga
Seniraga
06 February 2024 - 20:07 wib
14 August 2023 - 07:35 wib
14 August 2023 - 07:27 wib
10 August 2023 - 13:09 wib
09 August 2023 - 11:28 wib