Ciptakan Ekonomi Inklusif, Pemerintah Terus Dorong Digitalisasi UMKM

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1665080780733_1665080798

Ciptakan Ekonomi Inklusif, Pemerintah Terus Dorong Digitalisasi pada UMKM

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah Indonesia terus mendorong digitalisasi pada Usaha Mikro Kecil Menengah atau (UMKM). Per Juni 2022, sebanyak 19,5 juta UMKM telah masuk ke dalam ekosistem digital. Sedangkan pada tahun 2024, pemerintah menargetkan Indonesia memiliki 50 juta UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital.

“Digitalisasi memainkan peran penting dalam inklusi keuangan. Digitalisasi merupakan komponen kunci bagi kami untuk mencapai target, yaitu terkait akses pembiayaan, pembayaran, pembukuan, serta pemasaran digital telah diperkenalkan kepada UMKM,”ungkap Menkeu dalam kegiatan Simposium Tingkat Tinggi G20 GPFI bertema “Memanfaatkan Digitalisasi untuk Meningkatkan Produktivitas, Berkelanjutan & Inklusif Ekonomi Perempuan, Pemuda, dan UMKM” pada Selasa (04/10).

Lebih lanjut, Menkeu Sri Mulyani menyampaikan program yang dimiliki Kementerian Keuangan untuk mendorong akses pembiayaan dan digitalisasi pada UMKM, yaitu melalui UMKM Financing Empowerment (U-Fine). Dengan program tersebut, UMKM dapat mengajukan permohonan kredit program pemerintah dengan menggunakan internet.

Selain itu, digitalisasi juga memiliki peran yang lebih dalam untuk turut meningkatkan kapasitas usaha UMKM, baik dari sisi perizinan, akses jaringan, promosi, serta akses pasar untuk menciptakan UMKM yang unggul.

"Implementasi program tersebut dilakukan dengan cara memperkenalkan pembiayaan pembayaran, pembukuan, serta pemasaran digital kepada UMKM," ucap Sri Mulyani.

Kemudian, Kementerian Keuangan juga telah mengembangkan pasar digipay. Melalui digipay marketplace, pemerintah Indonesia berupaya mengembangkan jalur menuju ekosistem pemberdayaan UMKM melalui kolaborasi dengan banyak pemangku kepentingan.

“Tentunya digitalisasi masih memiliki banyak ruang untuk dapat dikembangkan lebih lanjut,” ungkapnya.

Terakhir, Menkeu berharap digitalisasi dapat menyediakan Big Data untuk kemudian menjadi bahan analisis oleh para pelaku UMKM untuk mengembangkan produk dan layanannya.

“Analisis tersebut untuk mengetahui perilaku konsumen pasti akan sangat penting, selain itu juga dapat memberikan Inovasi yang kemudian dapat meningkatkan jaungkauan dan hasil,” tutup Menkeu.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

mengurus izin PIRT_1686617946

Ekonomi

Panduan Lengkap Cara Mendapatkan Izin PIRT untuk Usaha Pangan Olahan

Median.id - PIRT adalah singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga. PIRT adalah izin edar yang diberikan oleh bupati atau wali kota kepada pelaku usaha pangan olahan yang memproduksi pangan secara ma
1686579129265_1686579199

Ekonomi

5 Ide Usaha UMKM yang Menjanjikan

Mediana.id - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang dijalankan oleh individu atau badan usaha yang berukuran kecil. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian
1686573129185_1686573250

Ekonomi

Ternyata ini produk produk UMKM yang Bisa Diekspor dan Diminati oleh Banyak Negara

Mediana.id - UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah adalah salah satu sektor yang berperan penting dalam perekonomian nasional. UMKM tidak hanya menyediakan lapangan kerja dan pendapatan bagi masy
1680235576772_1680235614

Ekonomi

Pakaian Import Anggap Merusak UMKM

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) akan memusnahkan 7.000 bal baju impor bekas senilai Rp 80 miliar. Dalam hal ini Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Bareskrim Polri
1675556022958_1675556042

Ekonomi

Kemenkeu Berikan Dukungan dan Bantuan Kepada UMKM dan Masyarakat Sumenep

SIAPBELAJAR.COM - Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sumenep Jawa Timur pada Kamis (02/02), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati beserta jajaran melakukan kegiatan pemberian du