Anggota DPRD Jabar Minta Pemprov Anggarkan Dana BOS untuk Ponpes

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1665456628545_1665456884

Anggota DPRD Jawa Barat asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidkon Djampi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untu

SIAPBELAJAR.COM - Anggota DPRD Jawa Barat asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidkon Djampi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menganggarkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pondok pesantren dan beasiswa bagi santri miskin di Jawa Barat.

BOS untuk pondok pesantren dan beasiswa bagi santri miskin itu dinilai Sidkon Djampi sebagai bentuk implementasi Peraturan Daerah (Perda) Pondok Pesantren (Ponpes) yang sejak disahkan sampai sekarang masih kurang implementasinya di lapangan.

Melihat hal tersebut, maka dari itu Fraksi PKB mendesak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kmil untuk mengalokasikan anggaran BOS untuk ponpes dan beasiswa bagi santri miskin pada tahun 2023.

“Kami (Fraksi PKB) meminta gubernur menganggarkan BOS untuk pondok pesantren di 2023. Kami juga minta ada bantuan uang berupa beasiswa untuk santri miskin. Gubernur Jabar, Ridwan Kamil harus ingat pernah berjanji dalam kampanye akan bantu masyarakat pondok pesantren,” tegas Sidkon Djampi.

Terkait pagu anggaran yang diminta untuk Bantuan Operasional Sekolah bagi Ponpes, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa tersebut mengaku belum mengetahui pasti pagu anggaran yang ideal untuk membiayai Bantuan Operasional Sekolah bagi Ponpes tersebut.

Sama halnya dengan pagu anggaran untuk beasiswa bagi santri miskin. Ia pun tak mengetahui idealnya berapa. Belum lagi santri miskin di Jawa Barat belum terdata dengan baik.

Namun yang pasti, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebaiknya segera mengeksekusi soal usulan BOS untuk Ponpes dan beasiswa bagi santri miskin mengingat masa jabatan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan selesai di 2023.

“Soal BOS untuk Ponpes ya tinggal didiskusikan, dan didata yang penting di 2023 sudah ada. BOS untuk Ponpes selama ini enggak pernah ada, Ponpes di Jabar tumbuh dan berkembang sendiri. Padahal ada Perda Ponpes di Jabar, dimana Pemprov Jabar? Kenapa Pemprov Jabar tidak memfasilitasi,” kata dia.

“Beasiswa bagi santri miskin kita inisiasi dulu. Misalkan Rp1 triliun atau setengah triliun. Uang ada tinggal dihitung berapa jumlah santri miskin, pastikan dahulu datanya dan hitungan (untuk anggarannya),”pungkasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682561081394_1682561358

Saintek

Awal Mei 2023 Kemenag Akan Gelar Pemetaan Kompetensi Guru PAI

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikan Islam dikabarkan bakal menggelar Pemetaan Kompetensi atau PK Online Program Pengembangan Keprofesian
1686406633862_1686406686

Ekonomi

Magang OPOP 2023 Dibuka Secara Virtual Wakil Gubernur Jabar: Bangun Jaringan yang Kuat

Mediana.id - Program One Pesantren One Product (OPOP) 2023 kembali membuka pelatihan dan magang bagi pesantren-pesantren di Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan diikuti oleh 2.174 pes
1671695758587_1671695777

Trending

Pemerintah Akan Terapkan Penghapusan Data Kendaraan

SIAPBELAJAR.COM -  Kebijakan penghapusan data kendaraan bermotor yang tidak memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dua tahun berturut-turut mulai diberlakukan tahun 2023.Adapun kebijaka
1666666537636_1666666559

Saintek

Gerakan 7 Harkat, Kampanye Implementasi Sekolah Ramah Anak

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi bersama Bunda Literasi Jabar, Atalia Praratya dan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Firman Oktora
1666666181149_1666666208

Saintek

614 Mahasiswa Jabar Terima Beasiswa JFL Tahun 2022

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 614 mahasiswa menerima beasiswa Jabar Future Leaders (Jabar Future Leaders Scholarship/JFLS) tahun 2022. Simbolis penerimaan beasiswa diberikan langsung oleh Gubernur Jawa B