SIAPBELAJAR.COM - Para
menteri di Inggris sedang mempertimbangkan rencana untuk membatasi jumlah
tanggungan yang dibawa oleh mahasiswa internasional ke Inggris.
Menteri Dalam Negeri,
Suella Braverman mengungkapkan kekhawatiran atas jumlah tanggungan yang datang
ke Inggris, yang mencapai hingga 6 orang.
Braverman mengatakan
kepada konferensi partai Tory bahwa tujuan jangka panjangnya yaitu untuk mengurangi
migrasi bersih menjadi puluhan ribu target yang sebelumnya dibatalkan Boris
Johnson.
Menurut situs web
pemerintah Inggris, mahasiswa dapat membawa tanggungan pasangan atau anak-anak
yang mungkin memenuhi syarat untuk mendaftar untuk tinggal lebih lama di
Inggris.
Seperti yang
diberitakan oleh The Telegraph,
Menteri Kabinet Kerja, Nadhim Zahawi juga prihatin dengan masalah yang sama.
Zahawi menyoroti
pentingnya mahasiswa internasional bagi komunitas dan universitas di seluruh
Inggris. Namun, dia mengatakan bahwa tidak benar jika para mahasiswa membawa 5
sampai 6 tanggungan ke Inggris.
“Tetapi jika Anda
melihat jumlah tanggungan yang datang dengan mahasiswa internasional, Anda akan
mengharapkan sebagian besar mahasiswa internasional dapat membawa satu
tanggungan, atau jika mereka mengambil gelar PhD mereka mungkin membawa istri
dan mungkin seorang anak. Ada beberapa orang yang datang untuk belajar di
Inggris yang membawa 5 hingga 6 orang lagi. Apakah itu benar? Tidak,” kata
Zahawi.
Peningkatan Jumlah Tanggungan Mahasiswa
Internasional
Data Home Office menunjukkan bahwa jumlah
tanggungan mahasiswa internasional yang telah diberikan visa ke Inggris
meningkat dari 13.664 orang pada tahun 2019 menjadi 81.089 orang pada Juni
2022.
Agar diizinkan untuk
membawa tanggungan ke negara tersebut, mahasiswa harus mengejar studi penuh
waktu atau studi tingkat pascasarjana yang berlangsung sembilan bulan atau
lebih atau menjadi mahasiswa Skema Ekstensi Doktor.
Mitra tanggungan atau
anak termasuk suami, istri atau pasangan sipil, pasangan yang belum menikah dan
anak di bawah 18 tahun.
Jumlah Mahasiswa Internasional di Inggris
Data dari HESA, UCAS, Home Office dan ONS menunjukkan bahwa
total 605.130 mahasiswa internasional belajar di Inggris pada tahun akademik
2020/2120. Sebanyak 52.905 dari mereka berasal dari Uni Eropa dan 452.225 non-Uni
Eropa.
Sebagian besar mahasiswa
di Inggris selama tahun 2020/2021 berasal dari China sebanyak 143.820 mahasiswa,
India sebanyak 84.555 mahasiswa dan Nigeria sebanyak 21.305 mahasiswa.
Siswa Italia dan
Prancis merupakan kelompok dengan mahasiswa terbesar dari Uni Eropa,
masing-masing sebanyak 14.605 mahasiswa dan 14.090 mahasiswa.
Menurut angka yang
diterbitkan oleh Universitas Inggris, sebanyak 486.868 visa belajar yang
disponsori diberikan kepada mahasiswa internasional pada tahun yang berakhir Juni
2022 (termasuk tanggungan).
Saintek
Saintek
Saintek
Seniraga
Seniraga
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib