SIAPBELAJAR.COM - Queen's University Belfast telah
mengumumkan bahwa pihaknya akan menghabiskan £7,69 juta atau sekitar Rp 134,9
miliar untuk mendukung mahasiswa dan stafnya yang berjuang di tengah krisis
biaya hidup saat ini di Inggris.
Sebagai bagian dari
dukungan, sebanyak 3.600 mahasiswa yang pendapatan keluarganya di bawah £25,000
atau sekitar Rp 438,5 juta per tahun akan menerima pembayaran satu kali
masing-masing £400 atau sekitar Rp 7 juta, sementara yang lain akan menerima
pembayaran satu kali sebesar £150 atau sekitar Rp 2,6 juta.
Selain itu, staf
kecuali manajemen senior akan dibantu dengan pembayaran antara £500 atau
sekitar Rp 8,7 juta dan £750 atau sekitar Rp 13,1 juta. Jumlah yang akan
diterima setiap anggota staf akan tergantung pada tingkat gaji.
Mahasiswa internasional
juga terkena dampak krisis biaya hidup di Inggris, sehingga universitas
mengatakan akan mengalokasikan sejumlah £600,000 atau sekitar Rp 10,5 miliar ke
dalam dana dukungan mahasiswa yang hanya akan diberikan kepada mahasiswa
internasional.
Wakil Rektor
Universitas, Profesor Ian Greer mengatakan bahwa mahasiswa dan staf yang
bekerja di Queen's University Belfast sedang menghadapi ketidakpastian musim
dingin karena harga bahan bakar yang tinggi, penggadaian dan tagihan makanan.
Greer mengatakan bahwa
kesehatan mental mahasiswa dan staf adalah prioritas universitas serta bersama
dengan mereka dan perwakilan serikat pekerja, pihaknya telah mencari opsi untuk
mendukung komunitasnya selama krisis ini.
“Paket pendanaan
mahasiswa baru sebesar £5,7 juta atau sekitar Rp 99,9 miliar yang dialokasikan
dari dana Universitas, di samping £2,7 juta atau sekitar Rp 47,3 miliar dana
dukungan mahasiswa yang disediakan oleh Departemen Ekonomi telah disepakati
untuk memberikan langkah-langkah ini. Intervensi baru ini merupakan tambahan
dari pendekatan subsidi kami saat ini untuk keanggotaan Queen's Sport dan
penyediaan penitipan anak,” katanya.
Disambut Dengan Baik
Presiden Serikat
Mahasiswa Queen, Emma Murphy mengatakan bahwa serikat pekerja menyambut baik
dukungan ekstra yang akan ditawarkan universitas kepada mahasiswa dan staf mengingat
dampak krisis ini terhadap mereka.
Di luar itu, Murphy
mengatakan akan terus melobi partai-partai politik untuk mendapat dukungan
lebih dalam hal ini.
“Namun, bulan-bulan
terburuk masih akan datang bagi mahasiswa, sehingga Persatuan Mahasiswa
bermaksud untuk terus melobi partai politik untuk berbuat lebih banyak untuk
membantu dan mendukung mahasiswa di bulan-bulan mendatang,” kata dia.
Greer mengatakan bahwa
paket ini akan memiliki efek penting pada tahun akademik ini. Ia juga menambahkan
bahwa universitas akan mengevaluasi lebih lanjut cara untuk mendukung
komunitasnya di tengah melonjaknya biaya hidup.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib