SIAPBELAJAR.COM - Universities UK (UUK), organisasi yang
mewakili 140 universitas di seluruh Inggris telah bereaksi terhadap pernyataan
baru-baru ini dari Sekretaris Negara Departemen Dalam Negeri, Suella Braverman
yang mengatakan bahwa jumlah siswa internasional di Inggris harus dikurangi.
Menyusul komentar
tersebut, UUK bergabung dengan GuildHE,
Million Plus dan University Alliance dalam mendesak pemerintah untuk menyatakan
kembali komitmennya sebagaimana diatur dalam Strategi Pendidikan Internasional juga
untuk menghindari pengiriman pesan bahwa siswa internasional dan tanggungan
mereka mungkin tidak diterima di daerah tersebut.
Para pemimpin
universitas mengirim surat kepada Braverman, di mana mereka menulis bahwa hal
seperti itu tidak membantu dan tidak produktif.
“Retorika negatif yang
menyarankan perlunya mengurangi jumlah siswa internasional tidak membantu dan
kontraproduktif. Hal itu akan berdampak langsung pada keberhasilan
berkelanjutan salah satu industri ekspor utama Inggris dan membatasi
pertumbuhan ekonomi,” bunyi surat itu.
Selain itu, perwakilan
universitas menunjukkan bahwa diskusi telah dilaporkan di seluruh dunia, yang
menyampaikan pesan bahwa Inggris merupakan lingkungan yang tidak ramah dan
tidak bersahabat bagi siswa internasional.
Merupakan Kisah Sukses Nyata
CEO Universities UK, Vivienne Stern mengatakan bahwa tingginya jumlah
siswa internasional yang memilih Inggris sebagai tujuan studi mereka merupakan kisah
sukses yang nyata dan negara juga mendapat manfaat dari mereka karena mereka
berkontribusi pada koneksi dalam perdagangan, politik, penelitian dan banyak
lagi.
“Untuk pemerintah yang berfokus pada pertumbuhan, mencoba mengurangi daya tarik siswa internasional akan menjadi aneh, terutama ketika Anda mempertimbangkan bahwa mereka berkontribusi hampir £26 miliar atau sekitar Rp 454,5 triliun untuk ekonomi Inggris dan ini tersebar di seluruh bagian Inggris. Lebih aneh lagi ketika pertumbuhan baru-baru ini dalam jumlah siswa internasional merupakan akibat langsung dari kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan dan perubahan visa,” kata Stern.
Jumlah Dana yang Disumbangkan Siswa Internasional
Data menunjukkan bahwa
siswa internasional menyumbang setidaknya £25,9 miliar atau sekitar Rp 454,3
triliun per tahun untuk ekonomi Inggris dan juga membawa 70% pendapatan ekspor pendidikan
Inggris.
Pembatasan Jumlah Siswa Internasional yang Tetap
Tinggal di Inggris
Baru-baru ini, Braverman
mengomentari peningkatan jumlah siswa internasional dan tanggungan yang mereka
bawa ke negara itu.
Ada diskusi mengenai
pembatasan jumlah siswa internasional yang tetap tinggal di Inggris setelah
lulus.
Di bawah visa kerja
pasca-studi pascasarjana, siswa dari luar negeri diizinkan untuk tinggal di
Inggris setidaknya selama dua tahun setelah menyelesaikan studi mereka.
Menurut Menteri Dalam
Negeri, jumlah tanggungan tersebut mengkhawatirkan, karena siswa terus membawa
hingga enam tanggungan ke negara itu.
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib