Gerakan 7 Harkat, Kampanye Implementasi Sekolah Ramah Anak

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1666666537636_1666666559

Gerakan 7 Harkat, Kampanye Implementasi Sekolah Ramah Anak

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi bersama Bunda Literasi Jabar, Atalia Praratya dan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Firman Oktora membuka kegiatan Gerakan 7 Harkat (Tujuh Hari Berkarakter) di SMKN 3 Cimahi, Kota Cimahi, Jumat (21/10/2022).

Kegiatan yang mengusung tema "7 Amanah" ini, dalam rangka kampanye implementasi sekolah ramah anak melalui gerakan 7 Amanah (aman dan nyaman di sekolah). Yakni, antiperundungan, anti-intoleransi, antikekerasan seksual, antinarkoba, antitawuran, antikorupsi, dan antivandalisme.

Kadisdik menjelaskan, tujuh hari berkarakter adalah bagian untuk mengimplementasikan Jabar Masagi.

"Ke depan, anak-anak yang sukses bukanlah yang pintar, tapi yang memiliki karakter. Maka, karakter itu perlu dituangkan dalam konteks sehari-hari," ujar Kadisdik.

Seperti, Senin untuk wawasan kebangsaan, Selasa (wawasan global), Rabu (literasi dan lingkungan hidup), Kamis (wawasan lokal atau budaya), Jumat (sehat jasmani rohani), Sabtu (rumahku istanaku), Minggu (berkunjung dan berbagi).

Kadisdik menuturkan, siswa SMKN 3 Cimahi ada 1.700 siswa, kalau dalam satu minggu ada tagline foto (kebaikan) yang dibuat dan setiap Jumat di-share maka jika 1.700 siswa dikali tujuh hari akan ada 11.900 foto kebaikan yang di-share.

"Jika satu SMK saja ada 11.900 macam kebaikan maka medsos akan diisi dengan foto kebaikan," ucapnya.

Jika bisa dilakukan seperti itu, menurut Kadisdik, pada 2045 saat Indonesia Emas, anak-anak sekarang akan menjadi generasi yang mampu melahirkan solusi bagi negeri ini dengan ilmu yang dimiliki.

"Jangan menjadi generasi yang hanya bisa mencaci atas kesalahan orang lain," pesan Kadisdik.

Sedangkan untuk mencegah tindak kekerasan seksual, Bunda Literasi Jabar, Atalia Praratya menegaskan, untuk melawan segala bentuk kekerasan seksual, penting memproteksi diri. "Harus punya modal keberanian untuk melapor," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Firman Oktora menjelaskan, gerakan Tujuh Hari Berkarakter ini diterapkan secara konkret dan tematik.

"Setiap harinya, pembangunan karakter untuk siswa, mulai hari Senin hingga Minggu kita lakukan pembiasaan dengan pembangunan yang tematik dan kreatif," ungkapnya.

Gerakan ini, tambahnya, dilakukan bersama-sama dan berbasis gotong-royong. Kegiatan ini juga diisi pergelaran busana oleh siswa SMKN 3 Cimahi, penyematan selempang duta 7 Amanah, penandatanganan deklarasi serta peninjauan Sekoper Cinta.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1686406633862_1686406686

Ekonomi

Magang OPOP 2023 Dibuka Secara Virtual Wakil Gubernur Jabar: Bangun Jaringan yang Kuat

Mediana.id - Program One Pesantren One Product (OPOP) 2023 kembali membuka pelatihan dan magang bagi pesantren-pesantren di Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan diikuti oleh 2.174 pes
1666666537636_1666666559

Saintek

Gerakan 7 Harkat, Kampanye Implementasi Sekolah Ramah Anak

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi bersama Bunda Literasi Jabar, Atalia Praratya dan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Firman Oktora
1666666181149_1666666208

Saintek

614 Mahasiswa Jabar Terima Beasiswa JFL Tahun 2022

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 614 mahasiswa menerima beasiswa Jabar Future Leaders (Jabar Future Leaders Scholarship/JFLS) tahun 2022. Simbolis penerimaan beasiswa diberikan langsung oleh Gubernur Jawa B
1665456628545_1665456884

Trending

Anggota DPRD Jabar Minta Pemprov Anggarkan Dana BOS untuk Ponpes

SIAPBELAJAR.COM - Anggota DPRD Jawa Barat asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidkon Djampi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menganggarkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untu
1665380385365_1665380498

Saintek

Pemprov Jabar Perkuat Kolaborasi Pegiat Literasi Digital

SIAPBELAJAR.COM- Pemprov Jabar berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pegiat literasi digital. Hal itu bertujuan agar proses digitalisasi dapat disertai dengan penguatan literasi digital secara meny