Elon Musk Bantah Isu Rencana PHK Pekerja Twitter

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1667191218869_1667191230

Elon Musk

SIAPBELAJAR.COM - Elon Musk telah membantah laporan The New York Times yang menyatakan bahwa ia berencana untuk memberhentikan pekerja Twitter sebelum awal bulan depan untuk menghindari pembayaran.

Membalas seorang pengguna Twitter yang menanyakan tentang laporan itu, dia berkata: “Ini salah”.

Pada pekan lalu, Musk menyelesaikan pengambilalihan platform media sosial senilai $44 miliar atau setara Rp 684 triliun setelah berbulan-bulan mengalami perselisihan hukum.

Pembelian tersebut membuat keluarnya bos teratas perusahaan, termasuk kepala eksekutif, ketua dan kepala keuangan.

Pada akhir pekan, The New York Times melaporkan bahwa Musk telah memerintahkan pemutusan hubungan kerja besar-besaran di seluruh tenaga kerja Twitter.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa PHK akan dilakukan sebelum 1 November ketika para pekerja akan menerima hibah saham di perusahaan sebagai bagian utama dari kesepakatan gaji mereka.

Diskusi Diantara Pengguna Twitter

Pengambilalihan tersebut telah mendorong diskusi di antara pengguna Twitter mengenai seperti apa platform itu di bawah kepemilikan Musk.

Beberapa telah menyuarakan keprihatinan bahwa kebijakan kebebasan berbicara yang lebih lunak akan berarti orang yang dilarang karena ujaran kebencian atau disinformasi dapat diizinkan kembali ke platform.

Pada pekan lalu, Musk mengatakan bahwa dia tidak ingin platform tersebut menjadi ruang gema untuk kebencian dan perpecahan.

Mengenai Dugaan Berita Palsu

Setelah menyangkal laporan pemutusan hubungan kerja dari The New York Times, Musk men-tweet tangkapan layar dari headline The New York Times mengenai dia yang mengunggah tautan ke situs yang diketahui telah menerbitkan berita palsu.

Headline The New York Times merujuk pada balasan yang diunggah Musk, kemudian dihapus pada akhir pekan untuk tweet mantan kandidat presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton.

Jawabannya berisi tautan ke teori konspirasi mengenai penyerangan terhadap Paul Pelosi, suami Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi.

Proses Verifikasi Akun Twitter

Secara terpisah, sebagai tanggapan atas pertanyaan mengenai pengguna yang diverifikasi dan mendapatkan apa yang disebut dengan tanda centang biru di platform, dia mengatakan bahwa prosesnya akan direvisi.

“Saat ini seluruh proses verifikasi sedang dirubah” kata Musk tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Telah dilaporkan bahwa perusahaan berencana untuk membebankan biaya kepada pengguna untuk diverifikasi.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1776007153684_1776007167

Ekonomi

PHK Capai 8.389 Orang hingga Maret 2026, Jawa Barat Tertinggi

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan melalui Kementerian Ketenagakerjaan merilis data terbaru terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) nasional hingga Maret 2026. Tercatat sebanyak 8.389 tenaga kerja t
1690211844058_1690211858

Trending

Alasan Elon Musk Ubah Logo Twitter Menjadi X

Mediana.id - Logo Twitter yang identik dengan burung biru ternyata akan segera berubah menjadi huruf “X”. Hal ini diumumkan oleh pemilik Twitter, Elon Musk, melalui akun media sosialnya pada 23 Ju
1688516210956_1688516223

Saintek

Apa Itu Truth Social? Pelarian Pengguna Twitter Usai Dibatasi Elon Musk

Mediana.id - Truth Social adalah platform media sosial yang diluncurkan oleh Trump Media & Technology Group (TMTG), sebuah perusahaan media dan teknologi Amerika yang didirikan pada Februari 2021
1688268771857_1688268782

Saintek

Elon Musk akan Membatasi Jumlah Scroll Twit

Mediana.id - Twitter, salah satu platform media sosial terpopuler di dunia, akan segera mengalami perubahan besar-besaran akibat rencana kebijakan baru yang diusulkan oleh CEO baru mereka, Elon Musk.
1667795161199_1667795163

Trending

Twitter Mengkonfirmasi Biaya untuk Verifikasi Centang Biru

SIAPBELAJAR.COM - Twitter telah mengkonfirmasi rencana untuk mengizinkan pengguna membeli status terverifikasi centang biru.Dalam pembaruan untuk perangkat Apple, perusahaan mengatakan bahwa fitur