Mayoritas Universitas Inggris Gagal Memenuhi Tujuan Pengurangan Karbon

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1671367824931_1671367787

Inggris

SIAPBELAJAR.COM - Data yang dirilis baru-baru ini mengungkapkan bahwa mayoritas universitas di Inggris belum berhasil mencapai tujuan pengurangan karbon mereka.

Sektor pendidikan tinggi di Inggris diharapkan dapat mengurangi emisi karbon yang dikendalikan oleh institusi sebesar 43% selama periode 15 tahun, khususnya antara tahun akademik 2005/2006 dan 2020/2021.

Menurut data Badan Statistik Pendidikan Tinggi (HESA), yang juga diterbitkan oleh People and Planet University League untuk mendaftarkan universitas berdasarkan upaya mereka mengurangi emisi karbon, sebanyak 59% universitas di negara tersebut belum memenuhi tujuan pengurangan emisi.

Manajer kampanye keadilan iklim di People and Planet, Laura Clayson mengatakan bahwa meskipun 100 universitas di Inggris Raya telah mengumumkan pengecualian perusahaan bahan bakar fosil dari portofolio investasi mereka, hanya 60 universitas yang tetap berkomitmen. Hal tersebut mengalami penurunan dari 76 tahun lalu.

“Memutuskan hubungan investasi dengan industri bahan bakar fosil merupakan langkah pertama yang penting bagi universitas untuk bertindak atas tanggung jawab mereka kepada masyarakat di garis depan dampak krisis iklim dan ekstraksi bahan bakar fosil. Kami berharap dapat melihat peningkatan tajam dalam pengecualian kebijakan di liga tahun depan sejalan dengan ini,” kata Clayson.

Data Universitas yang Berhasil Melakukan Pengurangan Karbon

Data menunjukkan bahwa pada tahun ini, Cardiff Metropolitan University mencetak 100% untuk pengurangan karbon, University of Bedfordshire mencetak 88%, sedangkan Manchester Metropolitan University mencetak 60% untuk pengurangan karbon.

Beberapa universitas lain yang diklasifikasikan sebagai institusi kelas satu mendapat nilai sebagai berikut:

1. The University of Reading – 50%

2. University of The Arts London – 38%

3. University of Exeter – 58%

4. University College London – 43%

5. University of Greenwich – 90%

6. University of Salford – 80%

7. Bangor University – 58%

8. Nottingham Trent University – 23%

9. King's College London – 38%

Komitmen Terkait Aksi Iklim

Pada tahun lalu, sebanyak 140 universitas di Inggris mendukung berbagai komitmen terkait aksi iklim yang dipresentasikan oleh Universities UK, organisasi yang mewakili universitas di negara tersebut.

Universitas juga berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi emisi karbon hingga 78% pada tahun 2035.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1707224827395_1707224839

Seniraga

Analisa Kekalahan Chelsea vs Wolverhampton: The Blues Tersungkur di Kandang Sendiri

Mediana.id - Chelsea kembali menelan kekalahan memalukan di Liga Inggris. Kali ini, The Blues harus mengakui keunggulan Wolverhampton dengan skor 2-4 di Stadion Stamford Bridge pada Minggu, 4 Februari
1691972809703_1691972822

Seniraga

Chelsea dan Liverpool Berbagi Poin di Stamford Bridge

Mediana.id - Chelsea dan Liverpool harus puas dengan hasil imbang 1-1 dalam laga pekan pertama Liga Inggris 2023-2024 di Stamford Bridge, Minggu (13/8/2023) malam WIB. Kedua tim saling berbalas gol me
1691647763952_1691647776

Seniraga

Elkan Baggott, Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Piala Liga Inggris

Mediana.id - Elkan Baggott, pemain Timnas Indonesia yang bermain di klub Ipswich Town, Inggris, tengah menjadi sorotan media dan publik sepak bola. Pemain berusia 20 tahun ini memiliki peluang untuk m
1687527458489_1687527485

Seniraga

Pergerakan Transfer Pemain Klub Klub Eropa Masih Berlanjut

Newcastle Pecahkan Rekor Transfer untuk Sandro Tonali dari MilanNewcastle United telah mencapai kesepakatan penuh dengan Milan untuk mendatangkan gelandang muda Italia, Sandro Tonali, dengan biaya tra