Permintaan Menteri Pendidikan Kepada Universitas di Belanda

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1672394883178_1672394826

Belanda

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf telah mengirim surat ke universitas-universitas di Belanda, meminta mereka untuk berhenti menerima lebih banyak mahasiswa internasional.

Permintaan Menteri datang setelah Parlemen meminta universitas untuk berhenti merekrut mahasiswa internasional dan memberikan suara untuk mendukung langkah tersebut.

Anggota DPR mengatakan keputusan itu harus diambil karena banyaknya mahasiswa internasional di universitas-universitas di Belanda yang menyebabkan ruang kuliah penuh sehingga mahasiswa kesulitan untuk mencari tempat tinggal.

Meningkatnya Tekanan dan Tantangan

Dijkgraaf menyoroti pentingnya mahasiswa internasional bagi Belanda, namun dia juga mengatakan bahwa meningkatnya jumlah mahasiswa dari luar negeri berarti lebih banyak tekanan pada staf pengajar serta tantangan untuk mendapatkan akomodasi.

“Selain itu, dalam jangka panjang dapat mengancam kelangsungan, keterjangkauan dan kualitas sistem pendidikan tinggi Belanda,” jelas Dijkgraaf dalam suratnya.

Menteri sebelumnya mengatakan bahwa dia akan mempertimbangkan rencana lain untuk mengurangi jumlah mahasiswa internasional di Belanda dan dia akan melakukannya pada tahun mendatang.

Namun, Anggota DPR bersikeras bahwa tindakan harus diambil lebih cepat karena hal tersebut merupakan masalah yang perlu diselesaikan lebih cepat.

Merupakan Negara yang Terjangkau

Menyusul diskusi mengenai pendaftaran mahasiswa internasional terlepas dari krisis perumahan, universitas menyatakan bahwa mereka aktif dalam perekrutan mahasiswa internasional dikarenakan Belanda merupakan negara yang terjangkau bagi mahasiswa dari negara lain dalam hal pembayaran uang sekolah.

Hasil Survei dan Jumlah Mahasiswa Internasional di Belanda

Sebuah survei tahunan bernama “International Student Survey” atau “Survei Pelajar Internasional” menemukan bahwa sebanyak 28% pelajar internasional di Belanda tidak merasa betah, sedangkan hampir 36% lainnya menganggap Belanda mahal untuk ditinggali.

Meski demikian, data menunjukkan bahwa universitas Belanda cukup populer di kalangan mahasiswa internasional.

Menurut Statistik Belanda, selama tahun akademik 2021/2022, total sebanyak 115.000 mahasiswa internasional memilih Belanda untuk melanjutkan studi mereka. Dari semua mahasiswa internasional, sekitar 40% memulai studi tahun pertama mereka pada tahun 2021/2022.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682495886113_1682495709

Saintek

2 Mahasiswa Internasional Memenangkan Kasus Melawan Otoritas Belgia

SIAPBELAJAR.COM - Pengadilan telah memerintahkan negara Belgia untuk memberikan kompensasi kepada dua mahasiswa internasional setelah menahan mereka secara tidak sah di perbatasan Belgia.Mahasiswa
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1690443256587_1690443279

Trending

Tijjani Reijnders: Gelandang Keturunan Indonesia yang Siap Bersinar di AC Milan

Mediana.id - AC Milan telah resmi mendapatkan jasa Tijjani Reijnders dari AZ Alkmaar pada bursa transfer musim panas 2023. Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dengan Rossoneri dengan nilai trans
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS