Gempa Turki: Erdogan Mengumumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1675777789153_1675777702

Bangunan Roboh Akibat Gempa di Turki

SIAPBELAJAR.COM - Erdogan mengatakan bahwa jumlah korban tewas di Turki telah meningkat menjadi 3.549 orang. Lebih dari 1.600 orang dilaporkan tewas di Suriah. Dalam pidato yang disiarkan di televisi, Erdogan mengatakan keadaan darurat untuk memastikan bahwa pekerjaan penyelamatan dapat dilakukan dengan cepat di tenggara negara itu.

Dia mengatakan bahwa langkah-langkah itu akan memungkinkan pekerja bantuan dan bantuan keuangan masuk ke daerah yang terkena dampak, namun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Keadaan darurat akan berakhir tepat sebelum pemilu pada 14 Mei, ketika Erdogan akan berusaha untuk tetap berkuasa setelah 20 tahun.

Terakhir kali, Turki memberlakukan keadaan darurat pada 2016 setelah upaya kudeta yang gagal, lalu dicabut dua tahun kemudian.

Perjuangan Tim Penyelamat

Tim penyelamat di Turki berjuang melawan hujan lebat dan salju saat mereka berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat dari gempa yang terjadi pada Senin dini hari.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan jumlah korban mungkin meningkat secara dramatis karena penyelamat menemukan lebih banyak korban.

Mesin berat bekerja sepanjang malam di kota Adana, dengan lampu menerangi bangunan yang runtuh dan lempengan beton besar yang terus berulang di seluruh Turki Selatan. Kadang-kadang pekerjaan berhenti dan seruan “Allahu Akbar” dikumandangkan ketika seorang yang selamat ditemukan atau ketika yang tewas ditemukan.

Hasil Survei Geologi Amerika Serikat

Adana penuh dengan tunawisma, mereka yang kehilangan rumah dan orang lain terlalu takut gempa susulan kembali terjadi. Beberapa orang pergi tanpa sepatu, mantel dan charger telepon. Suhu diperkirakan turun di bawah titik beku pada akhir pekan ini.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 04:17 (01:17 GMT) pada hari Senin di kedalaman 17,9 km (11 mil) di dekat kota Gaziantep. Getaran selanjutnya berkekuatan 7,5 SR dengan pusat gempa berada di daerah Elbistan di provinsi Kahramanmaras.

Pada Selasa pagi, terjadi kemacetan lalu lintas di jalan raya utama ke kota Maras, Turki, dekat pusat gempa. Mobil sesekali merangkak maju, jalan basah diterangi oleh lampu rem merah yang menyala. Beberapa penyelamat telah berhasil mencapai bagian selatan Turki ini.

Menurut Disaster and Emergency Management Authority (AFAD) dalam pernyataan terbarunya menyatakan bahwa secara nasional, sebanyak 8.000 orang telah diselamatkan dari lebih dari 4.700 bangunan yang hancur.

Keterbatasan Kondisi

Saat gempa susulan berlanjut, tim penyelamat di beberapa daerah telah menggali puing-puing dengan tangan kosong. Namun kondisi yang beku menghambat upaya pencarian. Di provinsi selatan Hatay, kantor berita Reuters melaporkan bahwa terdengar suara seorang wanita meminta bantuan di bawah tumpukan puing. “Mereka ribut, tapi tidak ada yang datang,” kata seorang warga yang menyebut namanya Deniz sambil menangis.

Di kota Osmaniye Turki, dekat pusat gempa, hujan deras menghambat penyelamat. Kota itu tanpa listrik saat dingin dan hujan turun. Meski suhu sangat dingin, namun terdapat satu keluarga yang berkemah di jalan, karena takut akan gempa susulan. Setiap kali merasakan gempa susulan, keluarga itu bergerak mendekat ke tengah jalan.

Dukungan dari Negara di Seluruh Dunia

Negara-negara di seluruh dunia mengirimkan dukungan untuk membantu upaya penyelamatan, termasuk tim spesialis, anjing pelacak dan peralatan. Namun gempa bumi telah menyebabkan kerusakan signifikan pada tiga bandara di seluruh Turki sehingga menimbulkan tantangan bagi pengiriman bantuan.

Sedikitnya 1.600 orang kini diketahui telah tewas di Suriah, tempat jutaan pengungsi tinggal di kamp-kamp di perbatasan Turki.

Turki terletak di salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Pada tahun 1999, sebuah gempa menewaskan lebih dari 17.000 orang di barat laut, sedangkan pada tahun 1939, sebanyak 33.000 orang tewas di provinsi timur Erzincan. Gempa ini cukup kuat untuk dirasakan hingga ke Siprus, Lebanon dan Israel.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1688131707476_1688131719

Trending

Gempa Bumi Magnitudo 6,4 Guncang Bantul Terasa Hingga Jawa Timur

Mediana.id - Gempa bumi dengan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Jumat (30/6/2023) pukul 19:57:43 WIB. Pusat gempa bumi berada di laut 86 km barat daya B
1687216213806_1687216222

Trending

Gempa M 4,6 Guncang Mojokerto BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Mediana.id - Gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,6 mengguncang Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Senin (19/6/2023) pukul 20:44 WIB. Gempa ini berlokasi di darat pada jarak 10 kilometer timur laut Kab
fakta yang jarang diketahui tentang turki_1686016432

Trending

7 Fakta Tentang Turki yang Jarang Diketahui

Mediana.id-Beberapa waktu belakangan ini publik ramai membicarakan tentang Turki, terutama saat Turki memasuki pemilihan umum Presiden yang kemudian kembali dimenangkan oleh Erdogan. Turki adalah nega
1677044267769_1677044283

Trending

Turki 6000 Kali Diguncang Gempa

SIAPBELAJAR.COM - Catatan Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) telah lebih dari 6.000 gempa susulan terjadi usai gempa pertama yang terjadi 6 Februari 2023 dan gempapada hari Selasapekan lalu (21
1676688379992_1676688273

Saintek

Surat Terbuka untuk Universitas Harvard

SIAPBELAJAR.COM - Sekelompok mahasiswa, pengajar dan alumni telah menulis surat terbuka ke Universitas Harvard yang menyerukan universitas untuk mengambil tindakan serta mendukung orang-orang di Tu