SIAPBELAJAR.COM - Inggris
melarang lebih dari 1.000 mahasiswa pascasarjana dan ilmuwan China untuk
belajar dan bekerja di institusi Inggris pada tahun lalu di tengah ketegangan
kerja sama akademik antara kedua negara. Keputusan memblokir para mahasiswa dan
ilmuwan ini bekerja di Inggris dibuat dengan alasan untuk melindungi keamanan
nasional.
Berdasarkan data yang
diperoleh, jumlah mahasiswa dan ilmuwan China yang dikeluarkan dari universitas
Inggris pada tahun 2022 adalah sebanyak 1.104 orang. Jumlah tersebut meningkat
secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, khususnya dari tahun
2020, ketika pemeriksaan Kementerian Luar Negeri menolak pendaftaran 128
mahasiswa pascasarjana dan ilmuwan dari China.
Jumlah itu juga
merupakan peningkatan drastis dari tahun 2016 ketika hanya 13 pendaftar dari
China yang ditolak. Seperti yang dilaporkan oleh The Guardian, peningkatan penolakan pendaftaran tersebut terkait
dengan sikap pemerintah Inggris dalam kemitraan akademik dengan China.
Peringatan Ancaman Keamanan Nasional
Sebelumnya, Dinas Keamanan
Inggris memperingatkan mengenai ancaman terhadap keamanan nasional, beberapa
pusat penelitian ditutup, sementara ada juga tuduhan dari Menteri Pemerintah
bahwa perusahaan genomik terkemuka China telah mencoba masuk ke database
genetik National Health Service
(NHS).
Jumlah Mahasiswa dan Peneliti yang Mendaftar ke
Universitas di Inggris
Menurut data yang
diperoleh melalui permintaan kebebasan informasi, sebanyak 50.000 mahasiswa dan
peneliti mendaftar ke universitas di Inggris dan sebanyak 839 pendaftaran dari
mahasiswa dan 265 dari ilmuwan ditolak, sehingga jumlah totalnya menjadi 1.104.
Meski belum dilaporkan
secara resmi jumlah orang yang ditahan berdasarkan kewarganegaraan, data dari
universitas-universitas besar di Inggris menunjukkan bahwa di sekolah-sekolah
tersebut, sebagian besar orang yang ditahan berasal dari China.
Kesulitan Merekrut Bakat dari Luar Negeri
Sementara banyak
profesional menyambut skema ini, beberapa ahli menganggap bahwa keadaan ini
dapat menyebabkan kesulitan universitas dalam merekrut bakat dari luar negeri,
meskipun institusi itu sendiri menyadari perlunya menghindari risiko.
“Tetapi proyek-proyek
penelitian sedang ditunda, upaya untuk merekrut staf sedang ditunda dan kami
tidak berpikir hal itu menjadi kepentingan siapa pun. Ini adalah masalah yang
signifikan,” kata Rektor dan Wakil Rektor Edinburgh
University, Peter Mathieson.
Jumlah Mahasiswa Internasional di Inggris
Menurut statistik Higher Education Student Agency (HESA), terdapat 679.970 mahasiswa internasional di Inggris pada tahun akademik 2021/2022, sebanyak 120.140 mahasiswa merupakan mahasiswa Uni Eropa dan 559.825 mahasiswa non-Uni Eropa. Pada tahun itu, sebagian besar mahasiswa internasional di negara tersebut berasal dari China dengan total 151.690 mahasiswa, diikuti oleh India dengan 126.535 mahasiswa dan Nigeria mengirimkan 44.195 mahasiswa.
Saintek
Saintek
Saintek
Seniraga
Seniraga
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib