SIAPBELAJAR.COM - Menteri
Pembangunan Daerah Hungaria, Tibor Navracsics telah mengkonfirmasi bahwa mahasiswa
universitas di Hungaria akan dapat berpartisipasi dalam program mobilitas
Erasmus+ Uni Eropa mulai musim gugur tahun ini dan mengajukan beasiswa dengan
cara yang sama seperti sebelumnya.
Pengumuman tersebut dikeluarkan
setelah Menteri Navracsics bertemu dengan komisioner Uni Eropa Elisa Ferreira,
Johannes Hahn dan Mariya Gabriel di Brussels pada Rabu, 5 April. Navracsics
mengatakan bahwa program Uni Eropa, seperti Erasmus+ dan Horizon Eropa akan
terus didanai setelah tahun 2024, serta kesepakatan penyelesaian semua masalah
antara Hungaria dan Komisi Uni Eropa diperkirakan akan tercapai pada musim
panas.
Menteri meminta tiga
komisioner untuk mengirim surat ke Tempus
Public Foundation untuk meyakinkan mahasiswa bahwa program tersebut tidak
akan terganggu dan mereka berhak untuk mengajukan beasiswa Erasmus+.
Navracsics juga
mengonfirmasi bahwa Komisi Eropa telah mengirimkan surat ke universitas
Hungaria dan mitra konsorsium serta menjelaskan bahwa partisipasi dalam program
Uni Eropa akan berjalan tanpa gangguan. “Kalau tidak tercapai kesepakatan, maka
hal tersebut hanya akan menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.
Diskusi Peraturan di Bawah Model Yayasan Baru
Selain itu, Menteri juga
mengatakan bahwa diskusi mengenai peraturan di bawah model yayasan baru yang
mengendalikan beberapa universitas Hungaria juga berlangsung. Ia pun menunjukkan
bahwa proposal konsultasi akan dikirim ke Brussel.
Dia menambahkan ketidaksepakatan
dengan Komisi Uni Eropa menyangkut masalah peraturan konflik kepentingan
mengenai keanggotaan dewan yang mengelola universitas negara di bawah model
baru.
Pembekuan Pendanaan Erasmus+
Pada awal tahun ini, Komisi Uni Eropa mengatakan akan membekukan pendanaan Erasmus+ untuk lebih dari 30 Institusi Pendidikan Tinggi Hungaria, di antaranya 21 universitas karena masalah aturan hukum.
Namun, pemerintah Hungaria bersikeras bahwa pihaknya telah
memenuhi semua permintaan Brussel dan menggambarkan keputusan Uni Eropa untuk
menghentikan pendanaan program-program ini di Hungaria sebagai hal yang tidak
dapat ditolerir dan tidak dapat diterima.
Pada konferensi pers di
bulan Januari, Kantor Perdana Menteri Hungaria, Gergely Gulyás mengatakan bahwa
Hungaria akan mengambil tindakan hukum jika tidak tercapai kesepakatan dengan Uni
Eropa. “Apa yang dilakukan Komisi Eropa ke Hungaria tidak dapat diterima dan
tidak dapat ditoleransi,” kata Gulyás.
Mengenai kemungkinan
kesepakatan dengan Uni Eropa, Menteri Keuangan Hungaria mengatakan bahwa
pemerintah akan menanggung biaya program Erasmus jika gagal menyelesaikan
masalah tersebut.
Sekilas Mengenai Program Erasmus
Program Erasmus
diluncurkan pada tahun 1987 dan Hungaria bergabung pada tahun 1998. Pada tahun
2021, sebanyak 8.752 mahasiswa meninggalkan Hungaria untuk berpartisipasi dalam
studi di luar negeri melalui Erasmus dan hampir 4.000 staf juga berpartisipasi
dalam program tersebut.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib