Menteri Pastikan Mahasiswa di Hungaria Bisa Mengikuti Program Erasmus+

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1680875640456_1680875480

Menteri Pembangunan Daerah Hungaria dan Komisioner Uni Eropa

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pembangunan Daerah Hungaria, Tibor Navracsics telah mengkonfirmasi bahwa mahasiswa universitas di Hungaria akan dapat berpartisipasi dalam program mobilitas Erasmus+ Uni Eropa mulai musim gugur tahun ini dan mengajukan beasiswa dengan cara yang sama seperti sebelumnya.

Pengumuman tersebut dikeluarkan setelah Menteri Navracsics bertemu dengan komisioner Uni Eropa Elisa Ferreira, Johannes Hahn dan Mariya Gabriel di Brussels pada Rabu, 5 April. Navracsics mengatakan bahwa program Uni Eropa, seperti Erasmus+ dan Horizon Eropa akan terus didanai setelah tahun 2024, serta kesepakatan penyelesaian semua masalah antara Hungaria dan Komisi Uni Eropa diperkirakan akan tercapai pada musim panas.

Menteri meminta tiga komisioner untuk mengirim surat ke Tempus Public Foundation untuk meyakinkan mahasiswa bahwa program tersebut tidak akan terganggu dan mereka berhak untuk mengajukan beasiswa Erasmus+.

Navracsics juga mengonfirmasi bahwa Komisi Eropa telah mengirimkan surat ke universitas Hungaria dan mitra konsorsium serta menjelaskan bahwa partisipasi dalam program Uni Eropa akan berjalan tanpa gangguan. “Kalau tidak tercapai kesepakatan, maka hal tersebut hanya akan menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.

Diskusi Peraturan di Bawah Model Yayasan Baru

Selain itu, Menteri juga mengatakan bahwa diskusi mengenai peraturan di bawah model yayasan baru yang mengendalikan beberapa universitas Hungaria juga berlangsung. Ia pun menunjukkan bahwa proposal konsultasi akan dikirim ke Brussel.

Dia menambahkan ketidaksepakatan dengan Komisi Uni Eropa menyangkut masalah peraturan konflik kepentingan mengenai keanggotaan dewan yang mengelola universitas negara di bawah model baru.

Pembekuan Pendanaan Erasmus+

Pada awal tahun ini, Komisi Uni Eropa mengatakan akan membekukan pendanaan Erasmus+ untuk lebih dari 30 Institusi Pendidikan Tinggi Hungaria, di antaranya 21 universitas karena masalah aturan hukum.

Namun, pemerintah Hungaria bersikeras bahwa pihaknya telah memenuhi semua permintaan Brussel dan menggambarkan keputusan Uni Eropa untuk menghentikan pendanaan program-program ini di Hungaria sebagai hal yang tidak dapat ditolerir dan tidak dapat diterima.

Pada konferensi pers di bulan Januari, Kantor Perdana Menteri Hungaria, Gergely Gulyás mengatakan bahwa Hungaria akan mengambil tindakan hukum jika tidak tercapai kesepakatan dengan Uni Eropa. “Apa yang dilakukan Komisi Eropa ke Hungaria tidak dapat diterima dan tidak dapat ditoleransi,” kata Gulyás.

Mengenai kemungkinan kesepakatan dengan Uni Eropa, Menteri Keuangan Hungaria mengatakan bahwa pemerintah akan menanggung biaya program Erasmus jika gagal menyelesaikan masalah tersebut.

Sekilas Mengenai Program Erasmus

Program Erasmus diluncurkan pada tahun 1987 dan Hungaria bergabung pada tahun 1998. Pada tahun 2021, sebanyak 8.752 mahasiswa meninggalkan Hungaria untuk berpartisipasi dalam studi di luar negeri melalui Erasmus dan hampir 4.000 staf juga berpartisipasi dalam program tersebut.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682495886113_1682495709

Saintek

2 Mahasiswa Internasional Memenangkan Kasus Melawan Otoritas Belgia

SIAPBELAJAR.COM - Pengadilan telah memerintahkan negara Belgia untuk memberikan kompensasi kepada dua mahasiswa internasional setelah menahan mereka secara tidak sah di perbatasan Belgia.Mahasiswa
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS
1681477683680_1681477517

Saintek

Mahasiswa Internasional Harus Mengikuti Ujian Akhir di Ukraina

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Asia dan Afrika yang meninggalkan Ukraina setelah Rusia menginvasi negara itu pada 24 Februari 2022 telah diberitahu bahwa mereka harus mengikuti tes yang diperlukan di