WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1680960704026_1680960725

Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka.

"Tanpa akses penuh ke informasi yang China miliki, kita tidak bisa bilang ini dan itu, semua hipotesis tetap terbuka. Itulah posisi WHO. Itulah alasannya kami meminta China agar kooperatif dalam soal ini.Kalau mereka mau melakukannya, maka kita akan tahu apa yang terjadi dan bagaimana awal kejadiannya,"kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, merespon pertanyaan seputar asal virus tersebut.

Data Penelitian 

Virus tersebut pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China, pada Desember 2019. Banyak yang menduga virus itu tersebar di sebuah pasar hewan hidup sebelum menyebar ke seluruh dunia untuk membunuh hampir 7 juta orang.

Data dari awal-awal pandemi COVID-19 sempat diunggah bulan lalu oleh para peneliti China ke sebuah database internasional. Data tersebut termasuk sekuens genetik yang ditemukan di lebih dari 1,000 sampel lingkungan dan binatang yang diambil pada Januari 2020 di pasar Huanan di Wuhan. Pasar tersebut menjadi lokasi pertama tempat tersebarnya COVID-19.

Data tersebut menunjukkan bahwa sampel DNA dari beberapa spesies binatang, termasuk anjing rakun, ditemukan dalam sampel lingkungan yang positif mengandung SARS-CoV-2 yang adalah virus penyebab COVID-19. Oleh  karena itu binatang-binatang ini diyakini membawa penyakit itu, kata sebuah tim peneliti internasional.

Namun, dari hasil sebuah penelitian yang dipublikasikan jurnal Nature pekan ini, para peneliti pada Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit China membantah temuan tim internasional itu. Mereka menilai sampel-sampel tersebut tidak membuktikan binatang-binatang tersebut terinfeksi.

Kumpulan sampel itu juga diambil sebulan setelah terjadi penularan dari manusia ke manusia di pasar makanan laut tersebut. Jadi, meskipun positif terpapar virus corona baru, bisa jadi binatang-binatang itu malah terpapar virus itu dari manusia.

Ketua tim teknis COVID-19 WHO, Maria Van Kerkhove, menyebut informasi terkini yang disampaikan China memang memberikan petunjuk mengenai asal-usul COVID-19, tetapi tak menjawab masalah yang ada.

Dia mengatakan bahwa WHO bekerjasama dengan para peneliti untuk mencari tahu hal-hal seperti keberadaan orang-orang yang pertama kali terinfeksi pada 2019.

WHO masih belum mengetahui apakah ada penelitian yang diperlukan lainnya yang sudah dilakukan China. WHO juga meminta Amerika Serikat agar memberikan data asli dari Departemen Energi Amerika Serikat bahwa kebocoran sebuah laboratorium di China menjadi awal penyebab pandemi COVID-19.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta
1680235162091_1680235182

Trending

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Hindari Bukber

SIAPBELAJAR.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat dapat menghindari buka puasa bersama demi cegah kenaikan kasus Covid-19. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kenaikan
1676301860658_1676301879

Trending

WHO Beri Peringatan Flu Burung

SIAPBELAJAR.COM - World Health Organization (WHO) mengeluarkan peringatan risiko flu burung (H5N1) menjadi pandemi. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan kekhawatiran kasus fl
1673443513781_1673443527

Saintek

Kebijakan Terbaru Vaksinasi Covid-19 di University of Illinois

SIAPBELAJAR.COM - University of Illinois System telah mengumumkan bahwa pihak universitas tidak akan lagi mewajibkan mahasiswa dan karyawannya untuk melakukan vaksinasi Covid-19.Dalam pesan baru-bar
1666923401556_1666923421

Saintek

Aturan Penggunaan Masker di Santa Clara University

SIAPBELAJAR.COM - Santa Clara University (SCU) tidak akan lagi mewajibkan mahasiswanya untuk mengenakan masker di dalam ruang kelas, kecuali ketika seorang anggota pengajar meminta mereka untuk mela