Semoga Wabah Cepat Berlalu

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Share and Care
1653366305407_1653366355

Vaksin COVID-19 yang telah memperoleh izin penggunaan darurat BPOM dan fatwa halal MUI

Narti (44), seorang pedagang sayur yang dalam kesehariannya biasa menjajakan dagangannya di Pasar Inpres Kelapa Gading, Jakarta Utara, turut serta dalam vaksinasi COVID-19 perdana bersama Presiden RI Joko Widodo. Perempuan kelahiran Wonogiri, 22 Maret 1976 ini, mewakili rekan-rekannya dari kalangan pedagang kecil hadir langsung ke Istana Merdeka untuk menerima suntikan pertama dosis vaksin COVID-19 yang telah memperoleh izin penggunaan darurat BPOM dan fatwa halal MUI.
 
Selepas mengikuti tahapan vaksin perdana, Narti menyampaikan ucapan terima kasih saat berkesempatan untuk berbincang dengan Presiden atas vaksin yang telah ia terima. Dirinya juga berharap agar pandemi ini dapat segera berlalu sehingga baik dirinya maupun para pedagang kecil lainnya dapat kembali beraktivitas dan berusaha sebagaimana sedia kala.
 
“Saya ucapkan terima kasih, suatu kebanggaan buat saya untuk mewakili semua pedagang. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu. Mudah-mudahan semuanya lancar lagi seperti semula,” tuturnya pada Rabu, (13/01/2021).
 
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa vaksinasi merupakan momentum positif bagi tumbuhnya perekonomian ke depan. “Ini tentunya merupakan momentum yang sangat positif untuk kita terutama dari sisi kesehatan dan akan berdampak sangat signifikan terhadap perekonomian ke depan,” ujar Rosan.
 
Menurutnya, vaksinasi yang secara gratis diberikan pemerintah kepada masyarakat dapat mempercepat akselerasi dan transformasi dari perekonomian yang belakangan sudah terbina dan berjalan dengan menunjukkan indikasi menuju pemulihan.
 
“Kami meyakini ini adalah suatu hal yang sangat signifikan untuk kita ke depannya terutama untuk perbaikan sistem ekonomi kita ke depan,” tuturnya.
 
Pada kesempatan itu, Kepala Negara menitipkan pesannya kepada kalangan dunia usaha dan industri melalui Ketua Kadin. Setelah vaksinasi dilakukan, Presiden menegaskan, perusahaan-perusahaan tetap harus mengarahkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan bagi para pekerja atau karyawannya.
 

“Tapi saya juga berpesan agar perusahaan-perusahaan tetap (disiplin). Seluruh karyawannya untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Itu Pak Rosan titipan saya,” ucap Presiden. Rosan pun menyatakan kesanggupannya untuk memenuhi permintaan Presiden tersebut. “Baik, Pak, akan kita laksanakan,” sahut Ketua Kadin. (setkab)
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687065646010_1687065674

Seniraga

Final Indonesia Open 2023 : Mampukah Antony Ginting Kembali Menaklukan Viktor Axelsen?

Mediana.id - Jakarta, 18 Juni 2023 - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melaju ke babak final Indonesia Open 2023, turnamen bulu tangkis level Super 1000 yang berlangsung di I
1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta
1680235162091_1680235182

Trending

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Hindari Bukber

SIAPBELAJAR.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat dapat menghindari buka puasa bersama demi cegah kenaikan kasus Covid-19. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kenaikan
1673443513781_1673443527

Saintek

Kebijakan Terbaru Vaksinasi Covid-19 di University of Illinois

SIAPBELAJAR.COM - University of Illinois System telah mengumumkan bahwa pihak universitas tidak akan lagi mewajibkan mahasiswa dan karyawannya untuk melakukan vaksinasi Covid-19.Dalam pesan baru-bar
1666923401556_1666923421

Saintek

Aturan Penggunaan Masker di Santa Clara University

SIAPBELAJAR.COM - Santa Clara University (SCU) tidak akan lagi mewajibkan mahasiswanya untuk mengenakan masker di dalam ruang kelas, kecuali ketika seorang anggota pengajar meminta mereka untuk mela