SIAPBELAJAR.COM,- Pandemi mengubah segalanya, termasuk pembelajaran. Awalnya tatap muka secara daring. Walaupun di Sarolangun juga ada yang sekolah tatap muka, namun cerita menarik ini sebagai gambaran tentang pembelajaran jarak jauh.
Bagi Early Latifah Fajri, guru kelas VI SD IT Ihya' As-Sunnah Sarolangun yang daerahnya jauh dari pusat kota atau provinsi merupakan tantangan tersendiri dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh.
“Kendala jaringan serta keadaan ekonomi, menurut saya guru harus punya banyak opsi dalam melaksanakan daring, jadi solusinya ditambah luring (luar jaringan),” ujarnya, Selasa, (5/1/2021).
Banyak keluhan orangtua karena borosnya pulsa handphone dan kuota data internet yang digunakan serta anak-anak cenderung bosan dan memilih lebih asik bermain game di handphone.
“Akhirnya kami selaku guru mencari solusi dengan mendatangi beberapa kali seminggu para murid yang lokasi tempat tinggalnya tidak jauh dari sekolah,” katanya.
Hal tersebut cukup efektif namun ada kecemburuan dari anak yang lokasi tempat tinggalnya jauh, karena SD tempat Ibu Early berada di bawah naungan yayasan pondok pesantren dan sekaligus banyak anak yang dari luar sarolangun atau luar provinsi Jambi yang mondok di sini sejak tingkat SD.
Trending
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:06 wib
10 August 2023 - 12:55 wib
10 August 2023 - 10:17 wib
10 August 2023 - 10:13 wib
10 August 2023 - 10:10 wib