Berdayakan Pesantren, Tahun Ini Kemenag Beri Beasiswa S3 Dosen Ma’had Aly

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Unduh
1653619708605_1653619757

Berdayakan Pesantren

Pemerintah berkomitmen untuk terus memberdayakan pesantren. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bahkan menjadikan kemandirian pesantren sebagai salah satu program prioritas dalam kepemimpinannya.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Waryono Abdul Ghafur mengatakan, ada sejumlah program pemberdayaan pesantren yang akan dilakukan sepanjang 2021. Program-program itu sebagian dilaksanakan Kemenag dan ada yang berbasis penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga negara (K/L).

Waryono mencontohkan, di antara program pemberdayaan tersebut adalah afirmasi terhadap Ma'had Aly atau perguruan tinggi model pesantren. Pada 2021 ini, Kemenag akan memberikan beasiswa doktoral (S3) bagi dosen Ma'had Aly. Selain itu, telah disiapkan pula bantuan pembangunan dan pengembangan perpustakaan Ma'had Aly.

"Kemenag akan perkuat akreditasi Ma'had Aly sehingga bisa sampai pada level mumtaz atau 'A'," ujar Waryono Jakarta, Sabtu (6/2/2021).

Menurutnya, saat ini tercatat ada 60 Ma'had Aly di seluruh Indonesia. Sebanyak 14 di antaranya, sudah terakreditasi Mumtaz. Kemenag juga tengah memproses pendirian 15 Ma'had Aly. Dengan demikian nantinya akan ada 75 Ma'had Aly  yang dimiliki Indonesia.

"Setiap Ma'had Aly memiliki spesifikasi keilmuan masing-masing. Kami sedang membahas rencana seleksi penerimaan mahasantri secara nasional untuk memudahkan akses santri dari seluruh Indonesia," tutur Waryono.

Waryono mengungkapkan, program afirmasi lainnya adalah penyiapan bantuan infrastruktur senilai Rp400 juta untuk 14 Ma'had Aly. Pemberian bantuan akan dilakukan melalui seleksi terbuka.

Perkuat Sinergi KL
Pemberdayaan pesantren juga akan dilakukan Kemenag bersama kementerian dan lembaga lainnya. Di antaranya adalah pemberian bantuan pengembangan sanitasi bagi 4.000 pesantren yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR, peningkatan kualitas 400 dapur pesantren oleh Kemenkes, serta pengembangan Balai Latihan Kerja(BLK) pesantren oleh Kemenaker.

Kemenag, lanjut Waryono, juga tengah memperkuat koordinasi dengan 20 K/L dalam rangka pemberdayaan ekonomi pesantren. Pihak yang terlibat antara lain Kementan, Kemenperin, dan Bank Indonesia.

"Selasa depan, kita akan bahas program pemberdayaan ekonomi pesantren agar bisa dilakukan secara sinergis dengan 20 K/L," tandasnya. (kemenag)

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1653621099044_1653621172

Share and Care

Jangan Gegabah Menilai Seseorang Radikal

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta semua pihak untuk tidak mudah memberikan label radikal kepada seseorang atau kelompok. Penyematan predikat negatif tanpa dukungan data dan fakta yang
1653620643257_1653620684

Saintek

Kemenag Jajaki Digitalisasi Penyaluran Beasiswa Madrasah dan Pesantren

Kementerian Agama  menjajaki rencana penyaluran beasiswa madrasah dan pesantren menggunakan aplikasi dompet digital. Peluang ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat menerima audien
1653619975183_1653620023

Trending

Membangun Kemandirian Pesantren

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ia telah menugaskan jajarannya untuk membuat kajian awal terkait kemandirian pesantren. Hal ini disampaikan Menag Yaqut saat menerima audiensi Pengasuh P
1653619708605_1653619757

Unduh

Berdayakan Pesantren, Tahun Ini Kemenag Beri Beasiswa S3 Dosen Ma’had Aly

Pemerintah berkomitmen untuk terus memberdayakan pesantren. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bahkan menjadikan kemandirian pesantren sebagai salah satu program prioritas dalam kepemimpinannya
1653371741339_1653371778

Religi

Program Pertukaran Muslim Australia-Indonesia Harus Ditingkatkan

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendukung untuk peningkatan Program Pertukaran Muslim Australia-Indonesia (The Australia-Indonesia Muslim Exchange Program atau MEP)."Sejak didirikan pada tahun 2002