Kabar gonjang-ganjing perusahaan Tesla yang akan mengurangi pegawai hingga 10% tersebar di media sosial tidak terkecuali media-media mainstream yang ada di dunia termasuk Indonesia
Dikutip dari kontan.co.id. Chief Executive Tesla Inc Elon Musk mengklarifikasi isu tersebut, disampaikannya, untuk 12 bulan kedepan total jumlah karyawannya akan meningkat terutama dalam pembuatan mobil listrik.
Elon Musk mengatakan, Tesla masih stabil, hal itu dituliskan di akun Twitternya yang tidak diverifikasi yang membuat "prediksi" bahwa jumlah karyawan Tesla akan meningkat selama 12 bulan ke depan.
Sebelumnya pemberitaan di Koran Tempo menyebutkan, Elon Musk berfirasat buruk tentang ekonomi global hingga ia perlu memangkas sekitar 10% karyawannya.
Email tersebut dikirim Elon pada Hari Kamis (2/6/2022) dengan judul jeda semua perekrutan di seluruh dunia. Pesan tersebut dikirim dua hari setelah Elon Musk meminta karyawannya untuk bekerja lagi di kantor atau mundur
"Perasaan buruk Elon Musk dirasakan oleh banyak orang. Tapi kita tidak berbicara tentang resesi global. Kami memperkirakan pendinginan ekonomi global menjelang akhir tahun. AS akan mendingin, sementara China dan Eropa tidak akan pulih" kata Carsten Brzeski, kepala penelitian makroekonomi global di bank Belanda ING Walaupun begitu.
Disampaikan Carsten Brzeski, walaupun sejauh ini permintaan untuk mobil Tesla dan kendaraan listrik lainnya tetap kuat, setelah mereka berjuang untuk memulai kembali produksi di pabriknya di Shanghai setelah penguncian COVID-19.
Senada dengan para petinggi Tesla, CEO JPMorgan Chase & Co (JPM.N) Jamie Dimon dan Presiden Goldman Sachs John Waldron meramalkan badai ekonomi. "Sebuah badai ada di luar sana di depan kita," kata Dimon minggu ini
Saat ini Inflasi di Amerika Serikat berada di level tertinggi selama 40 tahun terakhir. Biaya hidup pun melonjak, sementara Federal Reserve menghadapi tugas yang sulit untuk meredam inflasi agar tidak menyebabkan resesi.
Trending
Saintek
Trending
Trending
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib