Vaksin PMK Akan Tiba Pekan Depan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1654830571940_1654830605

Ilustrasi pemberian vaksin pada hewan ternak

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan, vaksin untuk penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak akan mulai datang pada pekan depan. Adapun rencananya, Kementan akan mengimpor vaksin sebanyak 3 juta dosis.

“Vaksin (PMK) minggu depan udah datang. Kami terus berupaya percepat,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Nasrullah di Gedung KPPU, Kamis (9/6).

Baca juga: Jawa Barat Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit PMK

Nasrullah menyebut, vaksin PMK diimpor dari berbagai negara. Namun, Ia tidak memerinci dari mana saja asal negara vaksin tersebut.

Dia menambahkan, vaksin PMK akan diberikan kepada hewan ternak sehat yang berada di wilayah terpapar PMK.

Artinya, hewan ternak yang telah terpapar penyakit mulut dan kuku tidak diberikan vaksin.

Ia menyebut, hewan ternak akan disuntik satu dosis vaksin. Lalu, 6 bulan kemudian, hewan ternak tersebut akan diberikan vaksin yang kedua (booster).

Nasrullah mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan PMK. Ia belum bisa memastikan apakah wabah PMK akan menjadi pandemi atau tidak.

"(Skemanya) ketika vaksin datang, besoknya langsung (disuntik vaksin ke hewan ternak)," terang Nasrullah.

Sementara, ia masih terus memantau perkembangan PMK di dalam negeri. Nasrullah belum bisa memastikan apakah wabah itu akan menjadi pandemi atau tidak.

"(Berpotensi atau tidak jadi pandemi) saya belum bisa jawab, mudah-mudahan vaksin datang dapat terkendali dengan baik, itu doa kami," katanya.

Ia berharap peternak tak panik dengan wabah PMK. Hal ini agar tak terjadi panic selling jelang Idul Adha.

“Saya belum bisa jawab, mudah-mudahan vaksin datang dapat terkendali dengan baik, itu doa kami," ujar Nasrullah.

 Ia menyatakan, virus PMK pada hewan tidak menular ke manusia.

“Pemerintah serius menangani PMK, kita berupaya semaksimal mungkin,” ucap Nasrullah.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661912138126_1661912168

Trending

Di Eropa Penularan Cacar Monyet Kini Dapat Ditekan

SIAPBELAJAR.COM - Ada kabar baik dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut WHO, penularan cacar monyet yang berkelanjutan dari manusia ke manusia dapat dihilangkan di Eropa. Melansir Euronews
1661570554777_1661570578

Ekonomi

Mentan SYL Panen Sorgum di Kabupaten Lamongan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi melakukan panen sorgum di Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin, 22 Agust
1661305757021_1661305780

Trending

1 Kasus Ditemukan, Pemerintah Siapkan 10.000 Vaksin Cacar Monyet

SIAPBELAJAR.COM - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Syahril menyampaikan, pemerintah mengadakan 10.000 dosis vaksin penyakit cacar monyet atau monkeypox di Indonesia. "Insya Allah ada sekitar 10.000 v
1661333087532_1661333102

Saintek

Western University Wajibkan Booster & Masker pada Musim Gugur Ini

SIAPBELAJAR.COM - Western University, salah satu universitas penelitian terbesar di Kanada mengumumkan bahwa mahasiswa, fakultas dan staf harus divaksinasi Covid-19, menerima satu booster vaksin dan
1661136317634_1661136342

Trending

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo: Terimakasih Petani

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas perjuangan para petani yang selama ini terus berproduksi. Menurut SYL, kerja keras mereka terbukti ja